Berita

Aksi protes terhadap junta militer di Myanmar/Net

Dunia

Kabur Ke India, Polisi Myanmar Enggan Patuhi Perintah Tembak Mati Pengunjuk Rasa

RABU, 10 MARET 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah petugas polisi Myanmar dilaporkan telah mengundurkan diri dan kabur ke India karena tidak ingin mematuhi perintah junta militer yang mengharuskan mereka melakukan kekerasan pada pengunjuk rasa.

Salah satu di antara mereka adalah Tha Peng. Bersama enam rekannya, pria 27 tahun itu meninggalkan rumah dan keluarganya di Khampat, Myanmar untuk melakukan perjalanan selama tiga hari untuk sampai ke negara bagian Mizoram, India.

Dikutip dari Reuters pada Rabu (10/3), Peng mengaku mengundurkan diri karena enggan mematuhi atasannya untuk menembak para pengunjuk rasa untuk membubarkan aksi protes mereka di Khampat.


"Saya tidak punya pilihan," ujar Peng.

Dari dokumen internal polisi yang dilihat oleh Reuters, Peng mengungkapkan alasannya melarikan diri.

Dokumen tersebut ditulis oleh petugas polisi Mizoram dan memberikan rincian biografi keempat individu tersebut dan penjelasan mengapa mereka melarikan diri.

"Karena gerakan pembangkangan sipil mendapatkan momentum dan protes yang diadakan oleh pengunjuk rasa anti-kudeta di berbagai tempat, kami diperintahkan untuk menembak para pengunjuk rasa," kata mereka dalam pernyataan bersama kepada polisi Mizoram.

“Dalam skenario seperti itu, kami tidak punya nyali untuk menembak orang-orang kami sendiri yang merupakan demonstran damai,” lanjut mereka.

Junta mengatakan mereka bertindak dengan sangat menahan diri dalam menangani apa yang disebutnya sebagai demonstrasi oleh "pengunjuk rasa huru-hara" yang dituduhnya menyerang polisi dan merusak keamanan dan stabilitas nasional.

Tha Peng mengatakan, menurut aturan polisi, pengunjuk rasa harus dihentikan dengan peluru karet atau ditembak di bawah lutut. Tapi dia diberi perintah oleh atasannya untuk "menembak sampai mereka mati".

Tha Peng merupakan salah satu yang polisi pertama yang melarikan diri dari Myanmar karena enggan mematuhi perintah junta.

Selain Peng, terdapat polisi lain yang ikut melarikan diri, Ngun Hlei berusia 23 tahun. Ia juga mengaku mendapatkan perintah untuk menembak. Keduanya juga yakin jika polisi berada di bawah perintah militer.

Menurut seorang pejabat senior India, sudah ada sekitar 100 orang dari Myanmar, kebanyakan polisi dan keluarga mereka yang telah melintasi perbatasan.

Beberapa telah berlindung di distrik Champhai Mizoram yang berbatasan dengan Myanmar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya