Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)/Net

Politik

Ibas: Dari Kacamata Manapun, Temu Kader Berujung KLB Deliserdang Itu Ilegal

RABU, 10 MARET 2021 | 08:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yakin bahwa negara akan tetap hadir dalam mengatasi masalah yang terjadi di tubuh partainya.

Dalam rapat koordinasi Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Selasa (9/3), Ibas yang sudah tiga periode menjadi anggota DPR RI berkeyakinan negara akan memberi keadilan karena pemimpin negeri ini masih memiliki nurani.

“Ya, saya masih yakin, negara hadir, pemimpin negeri ini punya nurani untuk melihat mana yang benar, mana yang salah," ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/3).


Ibas juga yakin tidak ada alasan bagi pemerintah untuk ikut terlibat atau mendukung dalam upaya-upaya merusak demokrasi.

Sementara menanggapi sekelompok orang yang menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) dengan mengatasnamakan Partai Demokrat di Deliserdang, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR itu menilai bahwa masyarakat dan pemerintah bisa dengan mudah membedakan kegiatan yang bersifat ilegal.

KLB di Deliserdang, kata Ibas, nyata telah cacat aturan dan ilegal.

"Dari kacamata mana pun kita melihat dan menilai, kegiatan temu kader yang berujung KLB Deli Serdang itu ilegal dan cacat aturan konstitusi Partai Demokrat. Itu jelas dan terang. Karena itu, kepemimpinan PD yang sah masih tetap Ketum AHY. Anggota FPD tidak perlu ragu akan hal tersebut," tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya