Berita

Illustrasi/Net

Kesehatan

China Kenalkan Paspor Covid-19, Berisi Data Tes Hingga Vaksinasi

SELASA, 09 MARET 2021 | 16:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah meluncurkan sertifikasi kesehatan untuk para pelancong domestik yang saat ini juga tengah dibahas oleh banyak negara dan disebut dengan "paspor Covid-19".

Sertifikat kesehatan itu berbentuk digital dan tersedia di platform media sosial WeChat. Di dalamnya terdapat status vaksinasi pengguna dan hasil tes Covid-19.

Sertifikat yang diluncurkan pada Senin (8/3) itu disebut hanya digunakan oleh warga negara China dan belum wajib.


"Sertifikat itu diluncurkan untuk membantu mendorong pemulihan ekonomi dunia dan memfasilitasi perjalanan lintas batas," kata seorang juru bicara kementerian luar negeri, seperti dikutip AFP.

Sertifikat tersebut, yang juga tersedia dalam bentuk kertas, dianggap sebagai "paspor Covid-19" pertama di dunia.

Dimuat Xinhua, sertifikat itu mencakup kode QR terenkripsi yang memungkinkan setiap negara memperoleh informasi kesehatan para pelancong.

"Kode kesehatan QR" dalam WeChat dan aplikasi ponsel pintar China lainnya sudah diperlukan untuk dapat masuk ke transportasi domestik dan banyak ruang publik di China.

Sertifikasi dan aplikasi yang dimaksud juga diharapkan membantu melacak lokasi pengguna, serta untuk menentukan zonasi virus.

Tetapi sistem tersebut telah memicu kekhawatiran privasi dan kekhawatiran itu menandai perluasan pengawasan pemerintah.

Selain China, sejumlah negara lain, termasuk, Amerika Serikat dan Inggris juga tengah mempertimbangkan penggunaan sertifikasi serupa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya