Berita

Moeldoko/Net

Politik

Koneksi Dengan Bisnis Baik, Andi Arief Yakin Moeldoko Aktor Take Over Demokrat Dengan Transaksional

SENIN, 08 MARET 2021 | 22:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat Andi Arief menyebutkan aktor gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah Moeldoko.

Melalui laman Twitter pribadinya, Senin petang (8/3) Andi Arief menyatakan bukan Marzuki Ali, Jhony Allen Marbun atau Darmizal.

Andi Arief menyampaikan alasan atas tudingan itu.


Mula-mula aktivis '98 itu mengungkapkan sosok Moeldoko merupakan figur TNI yang tidak begitu tertarik dengan ideologisasi TNI. Ia kemudian mengulas sosok Edy Sudrajat, Sutiyoso, Wiranto, Susilo Bambang Yudhoyono, Luhut binsar pandjaitan dan AM Hendropriyono.

Dalam analisa Andi Arief, nama-nama tersebut adalah saksi jenderal yang merasakan masa diktator orde baru ke demokrasi.

Salah satu imbas politiknya adalah mereka melahirkan berbagai partai politik. Cara itu, kata Andi Arief merupakan sikap politik yang adaptif

"Di antara para jenderal ini miliki pemahaman dan kesimpulan berbeda tentang masa depan Indonesia," demikian analisa Andi Arief, Senin (8/3).

Andi Arief juga mengulas tentang pribadi seorang TNI akan selalu berada tepat bersama masyarakat. Tuntutan TNI tidak berpolitik setelah dwi fungsi ABRI dicabut melahirkan figur TNI yang berbeda jalan.

Andi Arief kemudian menyebut Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono yang kemudian muncul sebagai figur populer.

"15 tahun terakhir lahir dua generasi berbeda jalan, populisme Jend Gatot Nurmantyo dan tak terduga lahir dari pangkat mayor AHY. Jenderal Gatot bahkan jadi figur populisme yang percaya people power seperti di latin Amerika," demikian ulasa Andi Arief.

Andi Arief kemudian menyebutkan Moeldoko sebagai mantan Panglima TNI adalah figir yang tidak tertarik pada ideologisasi TNI. Selama bertugas, Andi Arief menilai Moeldoko memiliki kecakapan dalam membangun koneksi dengan dunia bisnis.

Dengan model itu, Andi menyebutkan sosok Moeldoko selalu beruntung dalam mengumpulkan kapital modal.

"Posisinya selalu beruntung dalam TNI dan KSP, membuat beruntung dalam penumpukan kapital karena membangun koneksi dengan dunia bisnis cukup baik," demikian pendapat Andi Arief.

Rekam jejak seperti yang dijalani Panglima TNI di era akhir kepemimpinan Presiden SBY itu, membuat Moeldoko memiliki hasrat kuat untuk mendapatkan kekuasaan dengan cara transaksional.

"Kedekatan dengan dunia kapital melahirkan paradigma bahwa kendaraan dan jalan politik bisa didapat dengan traksaksional dan senyap meski sempat ketauan," demikian kata Andi Arief.

Diujung cuitannya, Andi Arief bahkan menjelaskan bahwa upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat dengan membeli pemilik suara dilakukan karena jejerangi yang nota bene anak buahnya cukup banyak.

"Membeli pemilik suara Demokrat hitung-hitungannya transaksional gunakan struktur pengaruh karena mantan  anak buahnya cukup banyak. Bukan Marzuki Ali, Joni Allen apalagi Darmizal pintu masuk upaya take over demokrat," demikian cuitan terakhir Andi Arief membahas Moeldoko yang ditetapkan Sebagai Ketua Umum oleh Kongres Luar Biasa (KLB) sepihak di Sibolangit, Sumatera Utara itu.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya