Berita

Poster pendaftaran vaksinasi gotong royong tahap II/Net

Kesehatan

Pendaftaran Vaksinasi Gotong Royong Tahap II Dibuka Mulai Tanggal 10 Sampai 24 Maret

SENIN, 08 MARET 2021 | 21:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pendaftaran vaksinasi gotong royong tahap II atau vaksinasi mandiri yang dilakukan oleh perusahaan swasta pada karyawan akan dibuka pada 10-24 Maret 2021.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung Herdian mengatakan, para pengusaha swasta atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat langsung mendaftarkan diri ke laman vaksin.kadin.id.

Pada pendaftaran tahap I, Herdian mengatakan sudah ada 8.500 perusahaan se-Indonesia yang mendaftar.


Ia menjelaskan, pendataan ini dilakukan untuk memastikan jumlah vaksin yang akan didistribusikan dan jumlah vaksinator yang akan disiapkan.

Lanjutnya, Kadin Indonesia yang langsung menjadi koordinator program ini, pihaknya di Lampung membantu sosialisasi program kepada asosiasi yang ada di bawah Kadin.

"Ini bentuk partisipasi perusahan agar membantu percepatan herd imunity. Kami mengharapkan perusahaan bisa berpartisipasi supaya membantu pemulihan Covid-19 dan produktifitasnya meningkat," katanya dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (8/3).

Menurutnya, peminat vaksinasi dari UMKM belum terlalu banyak dan masih butuh sosialisasi.

Hingga saat ini, pihaknya masih fokus pada pendaftaran dan pendataan perusahaan dan UKMK. Sementara untuk teknis vaksinasinya masih dibahas Kadin pusat.

Diketahui, pekan lalu Kementerian Kesehatan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan RI 10/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang salah satunya mengatur tentang program vaksin gotong royong atau vaksin mandiri yang dilakukan oleh perusahaan swasta pada karyawan dan buruh.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya