Berita

Ilustrasi vaksin Covid-19/Net

Kesehatan

Diingatkan Epidemiolog, Vaksin Sinovac Tak Mempan Lawan Virus Corona Asal Brasil

SENIN, 08 MARET 2021 | 10:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Saat pandemi virus Corona baru asal China atau Covid-19 masih belum sepenuhnya mereda, saat ini sudah muncul varian virus Corona baru, salah satunya asal Brasil.

Repotnya, varian Corona asal Brasil ini dikabarkan kurang efektif dilawan oleh vaksin produksi Sinovac yang kini jadi andalan program vaksinasi nasional.

"Virus P.1 yang ditemukan di Brasil ternyata bisa menghindar dari sistem antibodi yang diprovokasi vaksin Sinovac," terang ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono, melalui akun Twitter pribadinya, Senin (8/3).


Menurut Pandu, vaksinasi bisa kurang bermanfaat bila varian P.1 tersebut masuk dan mendominasi populasi SarsCov2 yang beredar di Indonesia.

"Perkuat sistem surveilans, Tes-Lacak-Isolasi," imbau Pandu Riono.

Penelitian juga menemukan bahwa seseorang yang telah divaksin masih bisa terinfeksi virus corona lain.

Terkait hasil penelitian ini, pihak Sinovac belum memberikan komentar. Sehingga belum diketahui apakah vaksin Sinovac bisa dikembangkan untuk mampu menciptakan kekebalan terhadap jenis baru virus Corona ini.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya