Berita

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Tolak Revisi UU Pemilu, Golkar Instruksikan Kadernya Jadi Ujung Tombak Pemenangan Di Tahun 2024

SABTU, 06 MARET 2021 | 22:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Golkar menegaskan sikap politiknya melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) untuk tidak merevisi UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Sikap politik itu menjadi salah satu keputusan Rapimnas yang digelar sejak Jumat kemarin (5/3).

Alasan tidak melakukan revisi karena untuk menjamin pemerintahan efektif, demokratis dan menjaga stabilitas politik.


Tujuannya, agar seluruh elemen bangsa fokus pada penanganan virus corona baru (Covid-19).

"Dalam rangka menjamin jalannya pemerintahan yang efektif, demokratis dan terjaganya stabilitas politik agar lebih fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi pasca pandemi," demikian salah satu hasil Rapimnas Partai Golkar yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/3).

Menindaklanjuti penolakan revisi UU Pemilu, Partai Golkar menginstruksikan kepada seluruh kader, baik di DPD I dan II untuk menjadi ujung tombak pemenangan pada pemilu 2024 mendatang.

"Diinstruksikan kepada para Ketua DPRD dari Partai Golkar untuk menjadi ujung tombak perjuangan Partai Golkar dalam pemerintahan dan pembangunan daerah," demikian salah sau poin hasil Rapimnas.

Rapimnas Partai Golkar menolarkan 8 sikap sebagai hasil pembahasan. Mulai penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi dan juga penegakan hukum.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya