Berita

Moeldoko/Net

Politik

Potensi Moeldoko Capres Kecil Karena Reputasinya Merebut Demokrat Dari AHY

SABTU, 06 MARET 2021 | 19:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peluang Moeldoko menjadi calon presiden (Capres) makin kecil meski telah merebut secara paksa kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/3).

Dedi menyampaikan, saat ini kepemilikan suara Partai Demokrat tidak dominan. Dengan demikian akan mengurangi daya tawar dengan Parpol lain.


Kata Dedi, popularitas Moeldoko hingga saat ini belum menarik untuk diwacanakan sebagao sosok Capres.

"Popularitas Moeldoko hingga hari belum menarik untuk wacana pencapresan," demikian kata Dedi.

Selain itu, Dedi menganalisa reputasi merebut secara paksa yang dilakukan Moeldoko akan berimvas pada citra politik yang buruk di hadapan publik.

"Jikapun ada peningkatan popularitas, tetapi reputasi perebutan Demokrat cenderung buruk," demikian kata Dedi.

Gerakan pengambilalihan kepemimpinan secara paksa dilakukan secara pihak dengan mengatasnamakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Dalam KLB yang sangat singkat itu, oknum kader kemudian menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya