Berita

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo saat meninjau secara langsung persiapan KBM tatap muka di STPI, Kabupaten Tangerang, Banten/Repro

Kesehatan

Tinjau Persiapan KBM Tatap Muka STPI, Ketua Satgas Covid-19 Himbau Displin Protokol Kesehatan

SABTU, 06 MARET 2021 | 19:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka yang rencananya akan dilakukan oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, tengah dilakukan persiapan.

Hari ini, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo meninjau secara langsung persiapan yang dilakukan di STPI.

Dalam arahannya, Doni Monardo menyampakan pesan kepada Mahasiswa STPI agar KBM tatap muka nanti protokol kesehatan dapat dilakukan secara konsisten dan tidak kendor.


Pasalnya, dia meyakini potensi penularan virus Covid-19 bisa dicegah dengan penerapan protokol kesehatan yang displin.

"Yang paling penting adalah konsistensi. Kalau konsep tadi bisa dilaksanakan secara optimal dan konsisten, saya yakin tidak akan ada yang terpapar," ujar Doni di lokasi peninjauan, Sabtu (6/3).

Selain itu, Doni juga memberikan himbauan kepada tenaga pendidik di STPI yang memiliki komorbid agar tidak mengikuti KBM tatap muka. Sebab, mereka memiliki resiko tinggi tertular, dan bisa berakibat fatal.

Karena itu, Doni meminta agar status kesehatan, baik dari peserta didik maupun tenaga didik dapat diketahui, dan dipastikan dalam kondisi sehat serta tidak memiliki risiko tinggi.

"Penting sekali bagi para peserta didik termasuk juga para pengasuh khususnya untuk juga diketahui status kesehatannya," himbaunya.

"Saya sarankan apabila ada pengasuh yang memiliki risiko tinggi, punya komorbid sebaiknya tidak boleh melakukan pertemuan fisik dengan para siswa," imbuhnya.

Dalam peninjauan ini, Doni Monardo ditemani  Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya