Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Politik

Kopi Boyolali Tembus Pasar Eropa, LaNyalla Berharap Daerah Lain Tingkatkan Produk Andalan

JUMAT, 05 MARET 2021 | 17:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar gembira datang dari Boyolali, Jawa Tengah. Salah satu varietas unggulan Boyolali yakni kopi berhasil menembus pasar ekspor ke Eropa. Adalah Jerman yang menjadi negara tujuan ekspor kopi Boyolali. Kopi Boyolali diekspor bersamaan dengan kopi Toraja dan kopi Flores-Bajawa.

Kabar menggembirakan ini diapresiasi positif oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai tembusnya kopi Boyolali ke pasar ekspor harus menjadi pemacu bagi daerah lain untuk mendorong produk andalannya bisa merebut pasar dunia.

"Tentu ini kabar menggembirakan bagi kita, karena ekspor kopi Boyolali ini adalah untuk kali pertama. Saya berharap agar hal ini menjadi pemicu bagi daerah lain untuk meningkatkan kualitas produk andalannya agar bisa tembus pasar internasional," kata LaNyalla, Jumat (5/3).


Yang membuat bangga mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu, di tengah pandemi Covid-19 Indonesia mampu memproduksi kopi dengan kualitas internasional. Apalagi, sejauh ini produk kopi memberi sumbangsih tidak sedikit bagi negara.

"Saya yakin akan menghidupkan kembali perekonomian nasional. Kita adalah produsen terbesar di dunia. Saya berharap kita mampu menembus lima besar eksportir kopi di tingkat global, kata LaNyalla.

Saat ini Indonesia berada di peringkat sembilan eksportir kopi dunia. Dengan terus tumbuhnya produk dengan kualitas unggulan, alumnus Universitas Brawijaya Malang itu yakin target lima besar eksportir dunia bisa dicapai.

"Saya juga minta agar ekspor kopi dimaksimalkan untuk varian, rasa, packaging serta aroma dan olahan kopi agar memiliki daya jual yang lebih tinggi lagi," papar LaNyalla.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, Indonesia merupakan negara penghasil biji kopi terbesar keempat di dunia setelah Brasil, Vietnam dan Kolombia. Pada tahun 2019, produksi biji kopi Indonesia mencapai 729,1 ribu ton dengan nilai ekspor produk kopi olahan sebesar USD610,89 juta.

Kopi asal Boyolali untuk pertama kalinya diekspor ke Jerman bersama dengan kopi Toraja dan kopi Flores-Bajawa. Pengiriman ketiga jenis kopi seberat 1,5 ton itu dilepas secara simbolis oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya