Berita

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono/Ist

Politik

Jelang Ramadhan, Nono Sampono Ingatkan Pemerintah Antisipasi Kelangkaan Bahan Pokok

JUMAT, 05 MARET 2021 | 11:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Biasanya menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri permintaan bahan pokok meningkat yang berdampak pada kenaikan harga dan kelangkaan stok. Hal ini membuat keresahan di kalangan masyarakat.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono meminta pemerintah mengantisipasi hal itu sejak jauh hari. Menurutnya, ketersediaan stok dan kestabilan harga di pasar merupakan hal vital bagi masyarakat.

"Situasi seperti jelang Ramadhan ini kan sudah bisa diprediksi, sudah bisa belajar dari pengalaman-pengalaman yang terjadi sebelumnya. Jadi saya kira kondisi kelangkaan stok dan harga naik itu sebenarnya sudah bisa diantisipasi sehingga masyarakat tidak terbebani," katanya, Jumat (5/3).


Senator asal Provinsi Maluku itu meminta pemerintah mengidentifikasi kesiapan kementerian atau lembaga terkait, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam memenuhi permintaan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Juga perlunya terjun langsung ke lapangan, seperti ke pasar rakyat, ritel, gudang Bulog dan distributor di semua provinsi. Mengingat kondisi pandemi dan peristiwa bencana yang belakangan terjadi juga berpengaruh pada kelancaran distribusi.

"Kementerian Perdagangan atau lembaga terkait perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha pangan untuk memastikan kecukupan stok bahan pokok di seluruh wilayah. Karena pastinya pandemi dan bencana-bencana mempengaruhi kelancaran pasokan," jelasnya lagi.

Nono berharap kecukupan bahan pokok dan bahan penting lainnya tidak hanya dipenuhi dari impor. Dia ingin pemerintah juga mengoptimalkan bahan-bahan pokok dari negeri sendiri.

"Saya kira pemenuhan stok pangan untuk antisipasi permintaan tinggi jelang Ramadhan ini tidak hanya dilakukan dengan impor. Tetapi sebaiknya juga mengoptimalkan bahan-bahan pokok di negara ini sendiri," lanjutnya.

Untuk lebih kuat lagi, pria kelahiran Bangkalan, Madura 1 Maret 1953 itu meminta aparat kepolisian ikut serta mencegah penimbunan bahan pokok agar harga tetap normal.

"Satgas Pangan Polri sebaiknya juga bergerak, tetap berkoordinasi dengan lintas sektoral lainnya di bidang perdagangan maupun perindustrian untuk meminimalkan terjadinya penimbunan bahan pokok," jelasnya.

Pensiunan Jenderal Marinir TNI AL ini yakin pemerintah mampu melakukan langkah-langkah antisipasi. Oleh karena itu dia mengajak mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak menyikapi dengan berlebihan.

"Kita yakin stok pangan tersedia, stabilisasi harga juga bisa dilakukan. Jadi masyarakat semua agar tetap tenang, tetap jaga kesehatan karena masih kondisi pandemi," pungkas Nono.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya