Berita

Perdana Menteri China, Li Keqiang/Net

Bisnis

China Targetkan PDB 2021 Tumbuh Melebihi 6 Persen

JUMAT, 05 MARET 2021 | 11:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China menargetkan produk domestik bruto (PDB) tahunannya untuk 2021 melebihi 6 persen. Angka tersebut merupakan bagian dari optimisme China untuk pemulihan ekonomi yang hancur akibat pandemi Covid-19.

Target itu diumumkan oleh Perdana Menteri Li Keqiang dalam presentasi laporan kerja tahunannya pada pembukaan pertemuan legislatif tertinggi, Jumat (5/3).

"Target lebih dari 6 persen akan memungkinkan kita semua mencurahkan energi penuh untuk mempromosikan reformasi, inovasi, dan pembangunan berkualitas tinggi," kata Li, seperti dikutip The Straits Times.


Tahun lalu, China tidak menetapkan target PDB untuk pertama kalinya sejak 1990. Namun PDB China tumbuh 2,3 persen, membuatnya menjadi satu-satunya kekuatan ekonomi dunia yang mencatat pertumbuhan positif di tengah hantaman pandemi.

Sebelumnya, pada 2019, Beijing menetapkan target PDB antara 6 hingga 6,5 persen dan terealisasi pada kisaran 6,1 persen.  

Para ekonom sendiri memperkirakan ekonomi China kan tumbuh antara 7 hingga 9 persen tahun ini. Lantaran China telah memulai dorongan agresif untuk mengembangan kemandirian teknologi dan meningkatkan konsumsi di dalam negeri.

Dalam kesempatan yang sama, Li juga mengungkap target lain yang akan dicapai pemerintah China, yaitu menciptakan lebih dari 11 juta pekerjaan perkotaan baru. Hasil survei menunjukkan tingkat pengangguran perkotaan di China mencpai 5,5 persen.

Selain itu, target pertumbuhan indeks harga konsumen (CPI) tahun ini sekitar 3 persen.

Li juga telah menetapkan sasaran defisit anggaran sebesar 3,2 persen dari PDB tahun ini, lebih rendah dari 3,6 persen tahun lalu.

China diperkirakan akan melampaui AS untuk menjadi ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2028, lima tahun lebih awal dari proyeksi sebelumnya karena pandemi Covid-19.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya