Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution/Net

Politik

Sudah Dibantah Pusat, Kegiatan Mengatasnamakan GAMKI Di Deliserdang Bodong

KAMIS, 04 MARET 2021 | 21:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gerakan Angkat Muda Kristen (GAMKI) membatah dengan tegas organisasinya menginisiasi pertemuan di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang dalam rangka kegiatan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

Usai muncul bantahan itu, Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution mendesak aparat penegak hukum melakukan tindakan.

Pasalnya, kata dia, saat ini masih masa pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan digelarnya acara dengan banyak orang.


"Arena di GAMKI Pusat sudah menegaskan tidak ada menggelar acara di situ. Berarti ini bodong. Kalau ini bodong mestinya aparat boleh bertindak," ujar Syahrial kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/3).

Syahrial yakin betul bahwa GAMKI hanya didompleng dalam melakukan perizinan tempat acara. Tetapi, kegiatan digelar dengan membawa simbol-simbol Partai Demokrat.

"Tadi sekitar pukul 15.00 WIB, tim kita yang ada di sana memantau kebetulan kegiatan tersebut karena adanya informasi macam-macam, melihat kok di sana ada oknum-oknum yang menggunakan kaos dengan simbol Partai Demokrat," terangnya.

"Padahal Partai Demokrat baik dari DPP, DPD, maupun DPC se-Sumut tidak ada melakukan kegiatan kepartaian di tempat tersebut. Ini kan berarti mereka berusaha untuk melakukan tindakan ilegal yang kita tahu motifnya apa," imbuhnya.

Bantahan kegiatan di Deliserdang disampaikan langsung Ketua Umum GAMKI, Willem Wandik.

Willem menyatakan, pihaknya telah menelusuri dan mengonfirmasi langsung kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAMKI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terkait persoalan tersebut.

"Dapat kami tegaskan bahwa DPD GAMKI Provinsi Sumut ataupun DPC GAMKI se-Sumatera Utara tidak pernah melaksanakan kegiatan atau pun pertemuan apa pun di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang pada tanggal 4-6 Maret 2021," tegasnya.

Atas dasar itu, Willem menegaskan bahwa DPP GAMKI masih terus menelusuri adanya oknum yang mengatasnamakan GAMKI tersebut.

"Pastinya kita cari tahu, bilamana bawa-bawa GAMKI kita keberatan. Apalagi terlihat daftar yang hadir ada nama Jonny Allen Marbun, Marzuki Alie, Darmizal. Kita akan cari fakta dan bukti, bilamana terbukti akan diproses ke jalur hukum," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya