Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri/Net

Politik

Wajar Jadi Tokoh Harapan, Firli Berhasil Memutarbalikkan Opini Yang Meremehkan KPK

SELASA, 02 MARET 2021 | 12:06 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Masuknya nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam tiga besar polling Tokoh Harapan 2024 dinilai sebagai hal yang wajar. Pasalnya, kinerja jenderal bintang tiga Polri itu dinilai mampu memutarbalikan opini bahwa KPK bisa “disetir” atau lemah dengan kehadiran UU KPK yang baru.

Begitu pandangan Direktur Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/3).

“Kinerja Firli ini dapat memutarbalikan opini publik yang underestimate (meremehkan) dia. Kalau Firli bisa dikondisikan, Firli bisa ‘disetir’,” ujarnya.


Faktanya, Firli kemudian melakukan penangkapan terhadap tokoh-tokoh yang dianggap penting di beberapa partai politik.

Adib mencontohkan, penangkapan terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo yang diketahui anak emas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kemudin penangkapan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) DPP PDI Perjuangan.

“Itukan keduanya berasal dari partai yang terlibat langsung dalam koalisi penguasa. Makanya Firli mampu menepis anggapan miring publik kepada KPK,” ungkap Adib.

Dalam polling yang digelar RMOL, Firli Bahuri memperoleh 10,62 persen dengan 6.651 pemilih. Namanya berada di posisi ketiga setelah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan raihan 11,09 persen dengan 6,948 pemilih dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan raihan 10,93 persen berkat sumbangan dari 6,846 pemilih.

Polling RMOL diselenggarakan sejak 23 hingga 28 Februari 2021 dan diikuti 62.628 pemilih dan dibagikan lebih dari 4.300 kali.

Kordinator Poling RMOL, Denny NJA, menjelaskan bahwa redaksi Kantor Berita Politik RMOL memilihkan 24 tokoh yang kerap muncul dalam berbagai pemberitaan di media massa dan perbincangan di tengah masyarakat. Nama ke-24 tokoh itu kemudian dipersembahkan kepada masyarakat pembaca dalam sebuah polling.

“Polling ini tidak untuk mengukur elektabilitas. Tetapi, dari polling ini kita dapat memiliki gambaran mengenai pondasi dukungan untuk tokoh-tokoh tersebut,” ujar Denny NJA lagi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya