Berita

Cuplikan video Gus Idris diduga ditembak/Repro

Nusantara

Viral Video Gus Idris Ditembak, Kapolda Jatim: Gak Bener

SELASA, 02 MARET 2021 | 10:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebuah video yang memperlihatkan Idris Al Marbawy atau Gus Idris ditembak oleh orang tak dikenal. Video penembakan ini diuggah oleh channel Youtube miliknya Gus Idris Official.

Dalam video berdurasi 43.46. Gus Idris, diduga ditembak oleh orang tak dikenal saat berjalan menuju ke mobil pada menit ke 39.36.

Akibatnya, sebagaimana dalam video tersebut pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini terkapar hingga jatuh, terlihat juga ada tumpahan darah yang tak jauh dari tubuh Gus Idris.


Selanjutnya Gus Idris oleh santri dan anaknya langsung dibawa menuju ke mobil untuk dievakuasi ke rumah sakit. Namun terkait lokasi insiden di video tersebut belum dijelaskan secara pasti.

Saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini, Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta tidak membenarkan. Mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ini kemudian memberikan link channel youtube milik Gus Idris Official, yang mengklarifikasi bahwa Gus Idris baik-baik saja.

"Gak Bener," kata Nico saat dikonfirmasi seraya memberikan link berjudul: Gus Idris: “Alhamdulillah saya baik-baik saja’.

Adapun dalam video tersebut memperlihatkan tiga orang, dimana salah satunya disebut Gus Idris tengah berendam di sebuah aliran sungai.

"Disini kita lagi ada berempat. Gus Idris, ustaz Rohan, saya dan kameramen," kata seorang pria yang belum diketahui namanya menceritakan Gus Idris baik-baik saja.

Irjen Nico, mengatakan belum tahu akan peristiwa penembakan tersebut. Namun untuk memastikan apakah video tersebut prank atau nyata, ia akan memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengecekan kebenaran peristiwa itu.



Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya