Berita

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah/Net

Politik

Penghargaan Bung Hatta Award 2017 Nurdin Abdullah Bisa Dicabut Karena Terjaring OTT KPK

SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 16:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) pada 2017 yang diterima Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah kemungkinan dicabut kembali.

Hal itu menyusul terjaringnya Nurdin Abdullah oleh Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Bisa (dicabut). Dia (Nurdin Abdullah) juga menandatangani dan paham itu," ujar salah satu Dewan Juri BHACA 2017 Zainal Arifin Mochtar kepada wartawan, Sabtu (27/2).


Bivitri Susanti, yang juga salah satu Dewan juri BHACA 2017 menyebutkan bahwa pencabutan penghargaan terdapat prosedur tersendiri.

Adapun, yang berwenang mencabut penghargaan adalah organisasi BHACA sendiri yang dipimpin Shanti L. Poesposoetjipto selaku Ketua Dewan Pengurus.

Sedangkan Bivitri Susanti bersama Betti Alisjahbana, Endy M. Bayuni, Paulus Agung Pambudhi, dan Zainal Arifin Mochtar hanya sebagai dewan juri.

"Soal penarikan award, di BHACA ada prosedurnya sendiri oleh BHACA sebagai organisasi, kami hanya juri, dan tentunya juga akan terkait dengan proses hukum, apakah ia nantinya terbukti bersalah atau tidak," kata Bivitri.

Bivitri mengatakan saat ini masih terlalu dini menyoal pencabutan penghargaan BHACA 2017 yang diterima orang nomor satu di Sulawesi Selatan itu.

Terlebih, KPK hingga saat ini belum menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring OTT.

"Saat ini masih terlalu dini. Bahkan belum lagi dalam batas 24 jam sampai KPK memeriksanya dan biasanya memberikan pernyataan. Kita tunggu saja perkembangannya," tuturnya.

Nurdin Abdullah pernah menyabet prestasi saat menjabat Bupati Bantaeng 2 periode. Ia mendapatkan penghargaan BHACA pada 2017.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya