Berita

Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia, dr. Mahesa Paranadipa Maikel dalam Bincang Sehat bertajuk "Kenali Bahaya Hoax Kesehatan dan Apa Saja Sanksi Hukumnya" pada 26 Februari 2021/Repro

Kesehatan

Berpacu Dengan Reproduksi Informasi, Kemenkes Harus Lebih Gencar Basmi Hoax

JUMAT, 26 FEBRUARI 2021 | 19:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) harus lebih gencar memasukkan informasi terkait isu-isu kesehatan, terutama Covid-19 untuk mengatasi hoax.

Pasalnya, di tengah pesatnya teknologi dan informasi, hoax yang bertebaran di masyarakat bahkan muncul dengan menggunakan logo institusi-institusi terpercaya, membuat publik semakin bingung.

"Kalau bicara kesehatan, yang paling gencar memberikan informasi adalah Kementerian Kesehatan karena di situlah sumber informasi yang valid dan orang bisa mengonfirmasi berita itu," ujar Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia, dr. Mahesa Paranadipa Maikel dalam Bincang Sehat bertajuk "Kenali Bahaya Hoax Kesehatan dan Apa Saja Sanksi Hukumnya" pada Jumat (26/2).


Menurut dr. Mahesa, saat ini Kemenkes telah membuka kanal agar masyarakat dapat mengonfirmasi informasi yang mereka dapatkan. Sayangnya, kanal tersebut belum dijalankan optimal dan masyarakat pun masih mencari informasi ke berbagai sumber.

"Meskipun Kemenkes aktif memberikan FAQ terkait informasi-informasi, menurut saya harus lebih gencar lagi karena reproduksi informasi," jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan, mengonfirmasi informasi juga menjadi tantangan tersendiri untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga seluruh aparatur dan infrastruktur harus dimanfaatkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya