Berita

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanudin, saat mengunjungi rumah duka prajurit TNI yang tewas tertembak oknum polisi/RMOLBanten

Presisi

Kapolres Tangsel Siapkan Beasiswa Sampai Sarjana Kepada Anak-anak Korban Insiden Penembakan Di Cengkareng

JUMAT, 26 FEBRUARI 2021 | 08:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Insiden penembakan di Cafe RM Cengkareng, Jakarta Barat, yang membuat prajurit TNI aktif berpangkat Prajurit Satu (Pratu) berinisial S meninggal, menyisakan duka mendalam bagi keluarganya dan masyarakat.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanudin bersama Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra serta pengacara Natalia Rusli dan musisi Anto Hoed, menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga almarhum S yang tinggal di kawasan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/2).

"Kami beserta jajaran dan teman-teman yang hadir di sini, turut berduka. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," kata Iman kepada keluarga almarhum Pratu S.


Iman, yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Kapolres di kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang ini juga meminta izin kepada keluarga akan menjamin pendidikan ketiga anak almarhum Pratu S.

"Jika keluarga berkenan, kami berkeinginan untuk memberikan beasiswa pendidikan sampai dengan lulus S1 kepada seluruh putra dan putri yang menjadi korban insiden Cengkareng. Beasiswa pendidikan ini merupakan wujud tanggung jawab kami, karena bagaimanapun juga putra putri korban memiliki hak untuk dapat mengenyam pendidikan," tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Sementara itu, AKP Angga Surya Saputra menjelskan, total ada 8 orang anak yang merupakan keluarga dari 4 orang korban insiden penembakan di Cengkareng.

"Kapolres Tangsel bekerjasama dengan Master Trust Law Firm memberikan beasiswa pendidikan ke seluruh anak-anak korban. Total 8 orang, 3 di antaranya anak korban anggota TNI. Beasiswa pendidikan sampai selesai kuliah sarjana," terang Angga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya