Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno/Repro

Politik

Adi Prayitno: Prabowo Figur Kunci Peta Pilpres 2024

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei yang digelar pada 3-8 Februari 2021 tentang tokoh yang layak menjadi calon presiden di 2024 mendatang.

Nama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto masih menempati posisi puncak dengan 19,9 persen. Disusul sejumlah Kepala Daerah yang memiliki elektabilitas di bawah Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Beberapa nama itu diantaranya Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil.


Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, berdasarkan hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Prabowo Subianto masih menjadi figur kunci dari elektabilitas tokoh-tokoh lain yang masuk radar Capres.  

"Prabowo masih jadi figur kunci peta elektabilitas Pilpres 2024 mendatang," kata Adi Prayitno saat menjadi narasumber dalam serial diskusi daring Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Melacak Tokoh Potensial 2024" pada Kamis (25/2).

"Kita mensimulasi sejumlah nama, dari temua itu Prabowo tetap bertengger urutan puncak. Disusul Ganjar, Anies, Ridwan Kamil, Risma, AHY, Khofifah dan seterusnya," sambungnya.

Adi Prayitno menambahkan, figur-figur kepala daerah yang populer dan masuk radar Capres 2024 itu cenderung masih berada dibawah Prabowo Subianto elektabilitasnya.  

"Ganjar atau Anies selang-seling urutan 2 atau 3. Cenderung stagnan. Angkanya begitu-begitu saja. Angkanya tidak bisa menyusul Prabowo," jelasnya.

Lebih lanjut, Adi Prayitno menilai wajar apabila mantan Danjen Kopassus itu masih bertengger dipuncak Capres 2024 memiliki track record politik yang panjang. Adi menyebut, hal itu merupakan tabungan elektabilitas dari Prabowo Subianto.

"Prabowo ini kan punya tabungan elektabilitas cukup panjang, pernah nyapres dua kali, pernah nyapres bareng Megawati, bertarung di Pilpres 2019, dan sekarang jadi Menhan," demikian Adi Prayitno.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya