Berita

Gubernur Banten, Wahidin Halim/Net

Nusantara

Kembali Batal Divaksinasi, Ini Penjelasan Gubernur Banten

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) kembali tidak mengikuti program vaksinasi Covid-19 untuk kategori Lansia yang digelar hari ini, Rabu (24/2).

WH beralasan dirinya belum melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sehingga belum diwajibkan vaksinasi.

"Saya lagi medical check. Medical check itu jantung saya baru dicek normal, ginjal saya masih bagus, gula darah kemarin belum dicek, paru-paru saya normal. Tinggal berapa lagi. Dan saya besok cek juga," ujar Gubernur WH kepada awak media di Rumah Dinas Gubernur Banten, Selasa (23/2).


Secara medis, lanjut WH, syarat vaksinasi Lansia harus melalui rangkaian general check up, sehingga perlu diperiksa lanjutan sesuai ketentuan medis.

"Jadi, masih ada yang kurang ada beberapa yang perlu saya cek lagi minggu ini," tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

WH mengaku, jika sudah lolos syarat vaksinasi covid-19 dirinya siap mengikuti program vaksin dalam rangka mengurani penyebaran virus corona baru ini.

"Saya vaksin, kita suntik yang gede, yang banyak biar cepet. Karena saya mau divaksin. Kenapa? Supaya kita lebih leluasa nih. Bisa kemana-kemana," terang WH.

Selain itu, WH juga menolak pengistilahan vaksinasi Lansia, karena vaksinasi lebih menggunakan istilah untuk kategori usia.

"Dalam istilah sekarang tuh tidak ada istilah Lansia lho. Yang ada umur 60 sampai 70, terus 70 sampai 80, dan 80 sampai 90 tahun," bebernya.

WH menjelaskan, umur yang paling produktif antara usia 60 sampai 70, dan produktif kedua antara 70 sampai 80. Sedangkan untuk umur 30 tahun belum masuk usia produktif.

"Jadi, saya masih masuk golongan produktif, tapi enggak bisa punya anak," demikian Wahidin Halim.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya