Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei: Program Pemulihan Ekonomi Pemerintah Diyakini Akan Berhasil

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 07:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Program Pemulihan Ekononomi Nasional (PEN) jadi salah satu upaya pemerintah dalam menangani dampak pandemi Covid-19 yang memukul masyarakat.

Bahkan untuk tahun ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan anggaran program PEN naik dari semula Rp 627,9 triliun menjadi Rp 699,43 triliun.

Kehadiran program PEN yang dibagi ke dalam 5 klaster tersebut pun diyakini masyarakat akan berhasil mengembalikan perekonomian Indonesia.


Indikasi ini muncul melalui hasil survei Timur Barat Riset Center (TBRC) yang dilakukan pada 26 Januari hingga 10 Februari 2021 dengan data 2.000 sampel dan 1.985 responden yang berhasil diwawancarai.

Hasilnya, sebanyak 82,8 persen percaya tim ekonomi Jokowi-Maruf Amin akan berhasil memulihkan perekonomian nasional akibat dampak Covid 19.

Sementara, sebanyak 15,8 persen pesimis ekonomi akan pulih pada tahun 2021, dan 1,4 persen tidak menjawab.

"Kepercayaan masyarakat terkait upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi pun cukup tinggi. Sebab, ada 89,2 persen responden bersedia mengikuti program vaksinisasi Covid-19 yang saat ini tengah berlangsung," kata Koordinator survei TBRC, Johanes Romeo, Selasa (23/2).

Dan hanya 5,6 persen saja yang menolak divaksin, serta 5,2 persen tidak menjawab.

Seluruh responden dalan survei TBRC ini merupakan penguna jaringan telepon seluler yang tersebar di 34 Provinsi di 494 Kab/Kota dan sudah berusia di atas 17 tahun. Sementara margin of error +/- 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya