Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Net

Politik

Survei: Demokrat Masuk Tiga Besar Karena Dapat Muntahan Pendukung Gerindra

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 17:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Merangseknya Partai Demokrat ke tiga besar dalam survei yang digelar Lembaga Timur Barat Riset Center (TBRC) terjadi karena ada migrasi pemilih parpol lain.

Disampaikan Koordinator Survei TBRC, Johanes Romeo, migrasi besar yang terjadi yakni dari pemilih Gerindra.

"Pemilih partai lain yang memiliki garis kepemimpinan dari TNI yang pada 2019 menjadi simpatisan Partai Gerindra mengalihkan pilihannya ke Partai Demokrat," kata Johanes dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/2).


Demokrat dianggap konsisten terhadap sikap politik dan tetap santun menjalankan perannya sebagai oposisi. Ditambah, kata dia, kerja keras sosok Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang terlihat enerjik.

"Enerjik dan muda sehingga juga menarik simpati kaum milenial," sambungnya.

Di sisi lain, Gerindra yang terlempar ke posisi 4 besar tak lepas dari terpaan kadernya tertangkap KPK.

"Masyarakat juga menilai Gerindra inkonsisten dan bermain dua kaki dalam mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin. Beberapa kader masih memosisikan seperti oposisi," tegasnya.

Dalam survei yang digelar 26 Januari sampai dengan 10 Februari 2021, PDIP masih di urutan pertama dengan perolehan 14,40 persen. Posisi kedua ada Golkar dengan 14,20 persen. Demokrat dipilih sebanyak 11,20 persen.

Kemudian di posisi 4 ada Gerindra dengan tingkat keterpilihan 7,90 persen dan posisi kelima PKB dengan 6,20 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya