Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Bukan PDIP Atau Nasdem, Tapi Golkar Yang Paling Militan Dukung Joko Widodo-Maruf Amin

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 15:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDI Perjuangan ternyata bukan partai yang paling militan dalam memberi dukungan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin dalam menjalankan roda pemerintahan. Sekalipun publik mengenal Jokowi sebagai petugas PDIP.

Berdasarkan hasil survei Timur Barat Riset Center (TBRC), disebutkan bahwa partai yang paling militan mendukung kebijakan pemerintah adalah Partai Golkar besutan Airlangga Hartarto.

“Jawaban 1.985 responden, Partai Golkar merupakan parpol yang paling mendukung program-program pemerintah Jokowi-Maruf Amin di legislatif dengan 92,8 persen,” ujar Koordinator survei TBRC Johanes Romeo kepada wartawan, Selasa (23/2).


Sementara partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri hanya menduduki uratan kedua dengan 89,2 persen. Selanjutnya, ada Partai Nasdem dengan 79,20 persen, PKB 78,8 persen, PPP sebanyak 60,2 persen.

Selanjutnya, Gerindra 50,20 persen, PAN 30,2 persen, Demokrat 18,50 persen, dan PKS 15,2 persen.

Responden juga menilai bahwa Partai Golkar merupakan yang paling bekerja keras dan konsisten membantu pemerintahan Jokowi-Maruf. Terutama untuk memulihkan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Kader Golkar, sambung Romeo, juga dianggap masyarakat paling aktif dalam penanganan Covid-19 dan membantu masyarakat dengan program-program partai.

Penilaian itu sejalan dengan tren suara beringin yang naik dibandingkan hasil Pemilu 2019 lalu. Pada Pemilu 2019 lalu, Golkar berhasil meraih 17.229.789 suara atau 12,31 persen.

“Golkar memiliki tingkat keterpilihan sebesar 14,2 persen, trennya naik dibandingkan hasil Pemilu 2019,” ujar Romeo.

Survei TBRC digelar pada 26 Januari hingga 10 Februari 2021 dengan melibatkan 1.985 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Survei ini menggunakan metode teknik pusposive sampling. Margin of error sebesar 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya