Berita

Desa Wisata Bahari Brebes/Ist

Nusantara

Bisa Perkuat Identitas Negara Maritim, Brebes Disiapkan Jadi Pusat Mangrove Dunia

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 11:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, telah dipilih dan tengah disiapkan pemerintah sebagai lokasi Persemaian Mangrove Skala Besar dan Mangrove Center of Excellence. Diharapakan, kelak Brebes bisa menjadi pusat mangrove dunia.

Staf Ahli Menteri (SAM) Bidang Manajemen Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Sahat Manaor Panggabean mengatakan, Indonesia memang dikenal sebagai negara yang miliki mangrove terluas di dunia.

Meskipun demikian, harus disadari bahwa tingkat kerusakan lingkungan juga tinggi. Dan selama ini mangrove tidak begitu intens dimanfaatkan.


"Sekarang kita melihat bahwa mangrove ini salah satu ekosistem yang bisa menunjukkan kita sebagai negara kepulauan, negara dengan konsep poros maritim dunia. Dengan mengelola mangrove ini dengan baik itu akan menunjukkan bahwa kita benar-benar mewujudkan konsep poros maritim itu," kata Sahat dalam pertemuan bersama Bupati Brebes, Selasa (23/2).

Sahat mengungkapkan, pemilihan Brebes sebagai lokasi Persemaian Mangrove Skala Besar dan Mangrove Center of Excellence (Pusat Keunggulan) merupakan bentuk tindaklanjut arahan dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang menginginkan adannya percontohan-percontohan mangrove dengan skala besar.

Pasalnya, selama ini baru ada skala kecil yang dibagun serta berhasil dikembangkan.

"Tapi kita ingin skala besar. Ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kita benar-benar menjadi pemimpin di dunia ini. Kita bisa menunjukkan itu kalau konsep-konsep mulai pembibitan, mengoleksi, memanfaatkan, dan menyejahterakan masyarakat dari mangrove itu bisa terwujud,” ujarnya.

Lebih lanju, Sahat mengatakan ada beberapa calon lokasi yang menjadi pilihan untuk Persemaian Mangrove Skala Besar dan Mangrove Center of Excellence. Namun, pemerintah menilai Brebes lebih potensial.

Dengan dukungan Pemkab Brebes, Indonesia melalui Kemenko Marves dan kementerian/lembaga terkait akan mewujudkan kawasan Brebes ini sebagai pusat mangrove dunia dan aktivitas-aktivitas lainnya.

"Ini juga sejalan dengan target yang sudah ada di RPJMN, tapi yang kita lakukan ini lebih besar dari target dari RPJMN dan ini memang tidak bisa kita serahkan hanya kepada pemda, tapi semua kementerian atau lembaga, LSM, serta perguruan tinggi kita minta terlibat," imbuh Sahat.

Dengan kerja sama tersebut, dia berharap Pusat Keunggulan Mangrove Brebes dapat segera terwujud.

"Saya yakini ini akan bisa terwujud, karena ibu bupati menyampaikan menyambut baik ada program ini dan mangrove menjadi salah satu ikon Brebes ke depannya,” paparnya.

Karena sudah diputuskan dalam rakor tingkat menteri, maka realisasi pengembangan Pusat Keunggulan Mangrove Brebes ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun 2021.

"Memang ini butuh proses, karena masalah lahan, pemberdayaan masyarakat, dan bicara koordinasi antara K/L. Tapi yang jelas 2021 kita sudah mulai sampai 5-10 tahun ke depan dan ini akan terwujud yang akan membanggakan kita. Membanggakan Indonesia sebagai pusat mangrove di dunia,” demikian Sahat Manaor Panggabean.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya