Berita

Presiden Joko Widodo saat meninjau lumbung pangan atau food estate yang dibangun di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT)/Repro

Nusantara

Meski Diguyur Hujan, Jokowi Tetap Tinjau 5.000 Hektar Lumbung Pangan Di Sumba Tengah

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 11:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lumbung pangan atau food estate yang dibangun di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) dikunjungi Presiden Joko Widodo pada Selasa (23/2).

Kepala Negara ditemani Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, meninjau food estate ini di tengah cuaca hujan yang mengguyur lokasi food estate siang ini.

Dalam sambutannya, Jokowi menerangkan luasan tanah di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, NTT yang dibangun untuk food estate mencapi 5.000 hektar.


"Di sini, Kabupaten Sumba Tengah kita persiapkan saat ini baru 5.000 hektar. Di mana yang 3.000 ditanam padi, yang 2.000 di tanam jagung," ujar Jokowi yang dikutip melalui siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Ke depannya, Jokowi memastikan area lumbung pangan akan diperluas lagi hingga 10 ribu hektar, yang nantinya akan dibagi untuk menanam padi seluas 5.600 hektar dan 4.400 hektar untuk jagung.

Selain lumbung pangan di NTT ini, Jokowi meyebutkan jumlah lumbung pangan yang tengah dikembangkan Indonesia sudah ada di tiga lokasi. Yaitu, di Kalimantan tengah, Sumatera Utara dan NTT.

"Saya rasa kalau ini dikerjakan, kita yakini food estate yang ada di Kalimantan Tengah, food estate yang ada di Sumatera Utara dan juga food estate yang ada di NTT kita bisa bangun sebuah ketahanan pangan yang baik untuk negara kita," paparnya.

"Dan nanti akan kita foto copy (contoh) untuk juga di provinsi-provinsi yang lain yang memiliki kesiapan," demikian Joko Widodo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya