Berita

Menkeu Sri Mulyani saat menaiki sepeda Brompton dalam sebuah acara beberapa waktu lalu/Net

Politik

Brompton Menkeu Kini Berstatus BMN, Don Adam: Kenapa Penetapannya Lama Sekali?

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 09:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dugaan 'bebas bea' terhadap 2 sepeda lipat merek Brompton yang dibawa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai melakukan kunjungan dinas ke Amerika Serikat dua tahun lalu dibantah oleh pihak Bea dan Cukai, yang notabene berada di bawah Kementerian Keuangan.

Senin (22/2), Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Syarif Hidayat, mengakui ada 2 buah sepeda yang menjadi bagian dari rombongan Sri Mulyani. Namun, seluruh barang tersebut tak diloloskan dan telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN) pada Februari 2021.

Sebagai pihak yang mempertanyakan status 2 sepeda Brompton tersebut, aktivis Pro Demokrasi Adamsyah Wahab atau Don Adam justru makin dibuat bingung oleh pernyataan pihak Bea Cukai.


Dia pun menuntut penjelasan kenapa 2 sepeda tersebut baru ditetapkan sebagai BMN setelah lebih dari satu tahun sejak tiba di Indonesia.

"Menkeu datang dengan QR 0956 pada 11 November 2019, kenapa barangnya dikuasai negara baru September 2020 dan ditetapkan sebagai Barang Milik Negara 11 Februari 2021? Ada jeda yang sangat panjang dan harus dijelaskan secara detail kronologis kejadiannya," ucap Don Adam melalui akun Twitter pribadinya, @DonAdam68, Selasa (23/2).

"Kenapa barang itu bisa jadi milik negara dalam waktu yang lama sekali? Lebih dari setahun," tegasnya.

Apalagi, pernyataan Bea Cukai tersebut berbeda dengan informasi yang didapatnya. Menurut dia, dua kardus yang berisi sepeda telah diambil langsung oleh ajudan Sri Mulyani dari ruang VIP bandara.

"Konon kabarnya, BM (bea masuk)-nya Brompton tersebut tidak dibayar. Karena barang dengan alamat Jalan Kertanegara 14 sebanyak 2 kardus diambil langsung ADC menteri di Ruang VIP Bandara. ADC mengambil koper dan 2 kardus brompton langsung lewat jalur khusus tanpa BM. Petugas BC (bea cukai) diam saja," jelasnya, Minggu (21/2).

Ia pun kemudian membandingkan dengan kasus dugaan upaya penyelundupan Brompton dan Harley Davidson yang dilakukan Dirut Garuda waktu itu, Ari Askara. Terlebih kasus ini langsung disidik oleh Bea Cukai dan saat ini sedang dalam proses sidang di pengadilan.

Nah, untuk mendapat solusi dari kasus ini, Don Adam punya saran yang menurutnya terbilang sangat sederhana.

Pertama,"Cek CCTV T3 kedatangan International pada 11 Nov 2019. Semua aktivitas pengambilan barang dan pergerakan penumpang bisa diteliti."
 
"Cek manifest penerbangan QR 0956 Doha-Jakarta. Cek record catatan pembayaran BM di kantor Bea Cukai Bandara T3 International," tutup Don Adam.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya