Berita

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Gerindra, Ihsanudin,

Politik

Kualitas Output Pendidikan Selama Pandemi Dipertanyakan, Mendikbud Dapat Saran Dari Politikus Gerindra

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 13:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia satu tahun lalu, praktis para siswa tak lagi mendapat pendidikan dengan maksimal. Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh menyimpan banyak kendala yang bisa berujung dengan penurunan kualitas output dari siswa didik.

Efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada siswa selama masa pandemi Covid-19 inilah yang dipertanyakan anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Gerindra, Ihsanudin.

Ia tak yakin kualitas output pendidikan akan terjaga selama terhentinya proses belajar mengajar tatap muka di sekolah.


Oleh karena itu, selaku wakil rakyat Ihsanudin meminta pemerintah untuk mendengar masukan kalangan masyarakat sipil yang peduli terhadap isu pendidikan, untuk mendapatkan solusi terbaik mengatasi tantangan proses belajar mengajar di masa pandemi.

“Isu pendidikan di tengah pandemi sangat luas dan kompleks. Diperlukan kejernihan, kehatian-hatian, tapi juga progresivitas, inovasi, dan kedisiplinan untuk menyelesaikannya,” ujar anggota dewan dari dapil Karawang-Purwakarta, Senin (22/2).

Menurutnya, pemerintah di semua level seharusnya bisa lebih proaktif menjemput bola dengan mengundang perwakilan masyarakat guna mendengarkan masukan dan ide mereka terkait proses belajar mengajar terbaik untuk anak didik di pandemi ini.

Karena masalah pendidikan tidak bisa diselesaikan dan diserahkan kepada pemerintah saja. Serta semua elemen harus berkolaborasi serta bergotong-royong untuk menyelesaikan masalah pendidikan ini mulai dari dasar menengah sampai pendidikan tinggi.

“Saya rasa perlu sinergi antar lembaga seperti pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota, BUMN, perusahaan swasta, dan organisasi masyarakat untuk peduli dan mencari solusi bersama menghadapi opsi-opsi pengajaran terbaik untuk peserta didik, khususnya ketika opsinya adalah dimulai kembali pendidikan tatap muka,” paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Meskipun, untuk sejumlah daerah yang masih berkutat dalam zona merah maka opsinya adalah kelas jarak jauh atau online. Namun dalam pelaksanaan pembelajaran secara online pun, pemerintah tetap harus mencari solusi agar akses dan kualitas belajar mengajar tetap berlangsung baik.

“Jangan sampai kita kehilangan satu generasi terkait kualitas SDM yang berkarakter karena menurunnya kualitas, konsentrasi, serta intensitas belajar-mengajar aktif. Inovasi pengajaran harus dilakukan, akses internet harus terjamin baik,” tegasnya.

Di sisi lain Ihsanudin juga mengingatkan, jika pemerintah menghendaki memulai lagi kegiatan tatap muka, maka sekolah harus menerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Atau bisa juga dapat dilakukan secara bertahap bergelombang mengikuti perkembangan pandemi di suatu daerah tertentu. Karena tidak bisa disamakan untuk semua daerah dan semua peserta didik,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya