Berita

Pemukiman warga di Pondok Karya, Jakarta Selatan, yang terendam banjir akibat tanggul yang jebol/Net

Nusantara

4 Tanggul Di Jakarta Dan Bekasi Jebol, KPJ MInta Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 12:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Selain curah hujan yang tinggi, penyebab terendamnya sejumlah wilayah di Jakarta dan Bekasi diakibatkan jebolnya empat tanggul.

Dikatakan Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ), Amos Hutauruk, jebolnya empat tanggul tersebut akibat debit air yang tinggi setelah dua hari berturut-turut diguyur hujan deras.

"Akhirnya air kali meluap ke mana-mana yang menggenangi rumah-rumah warga," kata Amos melalui keterangannya yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (22/2).


Empat tanggul yang jebol masing-masing berlokasi di Pondok Karya, Jakarta Selatan; Tegal Parang, Jakarta Selatan; Puri Gading, Kota Bekasi; dan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi.

"Selain curah hujan tinggi, jebolnya empat tanggul juga disebabkan derasnya debit air yang melaju dari hulu," kata Amos.

Untuk itu, KPJ mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu warga yang terdampak bencana banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, agar situasi makin membaik pasca banjir.

Amos juga berharap komitmen Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Ia juga mendorong Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta serta Sudin SDA di wilayah kota untuk segera melakukan penanggulangan banjir di ibukota secara cepat dan tuntas.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penanganan banjir akan menggunakan geobag berisi pasir untuk sementara waktu. PUPR dan pemda setempat sudah menyiapkan sejumlah geobag yang dijadikan dinding tanggul sementara.

"Yang sekarang ini sekitar 60 meter (tanggul) yang roboh. Kita akan segera tangani dengan geobag. Sekarang sedang diisi dengan pasir di seberang sana. Jadi enggak perlu menunggu surut," kata Basuki.

Basuki mengatakan, geobag ini untuk penanganan sementara dalam beberapa hari ke depan.

Jika alat berat sudah memungkinkan masuk, Basuki mengatakan, pihaknya akan langsung membangun kembali tanggul itu secara permanen.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya