Berita

Ilustrasi kelompok gajah liar di Lampung/Net

Nusantara

Kebun Dan Rumah Dirusak Kawanan Gajah Liar, Ibu-ibu Dan Anak-anak Di Lambar Diungsikan

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 10:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi kawanan gajah liar di Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat membuat sejumlah lahan pertanian warga porak poranda. Bahkan sedikitnya 48 rumah juga rusak oleh kawanan gajah liar ini.

Atas kejadian tersebut, puluhan ibu-ibu dan anak-anak diungsikan dulu dari rumah mereka. Sementara para pria dewasa berjaga-jaga di lokasi.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLLampung, hingga Minggu (21/2), hewan-hewan besar itu masih berkeliaran di kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Tanggamus tersebut.


Menurut Sekretaris Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Galih Joko Purnomo, kawanan hewan berbelalai itu mulai bergeser ke dekat perbatasan dengan Kabupaten Tanggamus.

Sepanjang perjalanan mereka, gajah-gajah yang dilindungi itu sedikitnya telah merusak 12 rumah di Pemangku Talang Rejo dan 36 rumah di Pemangku Talang Gaja, kata seorang pemangku setempat.

Sebelumnya, kawanan gajah tersebut sempat mengamuk di Talang Lokasi, Talang Batu Ampar, dan Talang Batu Pekon Sukamarga, Kecamatan Bandarnegeri.

Aparat kecamatan setempat, Patoni, telah memantau lokasi dan menemui warga agar meninggalkan lokasi perladangan, mengingat bahaya yang dapat terjadi akibat kawanan gajah liar.

Dia juga mengingatkan agar warga tidak melakukan pengusiran gajah tanpa didampingi petugas karena malah bisa memicu agresivitas hewan-hewan liar besar tersebut.

Bandarnegeri Suoh sendiri terletak di tengah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Kemungkinan, kawasan perkebunan warga adalah area perlintasan hewan-hewan tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya