Berita

Pemandangan alam dari puncak Gunung Geureute/RMOLAceh

Nusantara

Senja Samudera Hindia Dari Puncak Geureute

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 04:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejauh mata memandang, keindahan dan keteduhan biru laut Samudra Hindia menghampar. Titik terbaik untuk menikmati keindahan dan keteduhan itu adalah puncak Gunung Geureute, di Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Aceh.

Bagi pelintas dari Banda Aceh ke Aceh Jaya, atau sebaliknya, melewati puncak ini adalah jalan terdekat.

Jarak Banda Aceh, ke Calang, Ibukota Aceh Jaya, sekitar 150 kilometer atau sekitar tiga jam dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Puncak ini dapat dicapai dari dua kota itu sekitar 60-70 menit berkendara.


“Selain pengendara, di sini juga sering dikunjungi wisatawan luar. Mereka hanya ingin menikmati pemandangan alam di Geureute. Bikin kecanduan,” kata Boy, salah satu pemilik warung yang berjualan di atas sisi jalan di puncak gunung itu, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Minggu (21/2).

Di lokasi itu, Boy menjual makanan-makanan yang umum dijumpai di Aceh, seperti Indomie rebus, air kelapa muda atau kopi tubruk. Pedagang lain di lokasi ini juga menyajikan menu yang tak jauh berbeda.

Sambil menyeruput air kelapa muda, atau kopi tubruk, para pengunjung dapat menikmati keindahan pantai dan laut. Ini adalah tempat yang tepat untuk memanjakan mata. Dari puncak Geureute, pengunjung dapat melihat keindahan gugusan pulau-pulau kecil yang hijau dari kejauhan.

Para pengunjung juga dapat melihat kera hitam alias siamang. Hewan liar itu tergolong jinak dan tidak menganggu, berbeda dengan sepupu mereka, monyet ekor pendek yang dapat dengan mudah dilihat dalam perjalanan menuju puncak Geureute.

Perjalanan naik ke puncak Geureute juga tidak terasa membosankan. Sejak memasuki kawasan Lhoknga, Aceh Besar, para pelintas dapat melihat keindahan laut dengan pantai-pantai yang bersih di satu sisi dan hijaunya hutan di sisi yang lain.

Boy dan penjual lain di daerah ini sempat menutup usaha mereka karena sepi akibat pandemi Covid-19. Namun karena kebutuhan ekonomi, mereka kembali membuka tempat usaha ini.
Seiring dengan normalnya mobilitas masyarakat di kawasan ini, operasional kedai-kedai itu mulai normal kembali.

“Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir, dan semua kembali normal,” kata Boy.

Matahari sore ini mulai condong ke barat. Pengunjung mulai ramai. Boy kembali disibukkan dengan sejumlah pesanan pengunjung yang ingin menikmati suasana sore di puncak Geureute.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya