Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Temukan Kasus Pertama Penularan Flu Burung H5N8 Ke Manusia

MINGGU, 21 FEBRUARI 2021 | 08:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ilmuwan Rusia mendeteksi kasus pertama penularan jenis flu burung H5N8 ke manusia dan telah melaporkannya kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kepala pengawas kesehatan Rusia Rospotrebnadzor, Anna Popova pada Sabtu (20/2) mengatakan para ilmuwan di laboratorium Vektor telah mengisolasi materi genetik strain dari tujuh pekerja di sebuah peternakan unggas di Rusia bagian selatan.

Wabah flu burung sendiri telah dikonfirmasi muncul di antara para unggas di wilayah tersebut sejak Desember 2020.


"Informasi tentang kasus pertama penularan flu burung (H5N8) ke manusia di dunia telah dikirim ke Organisasi Kesehatan Dunia," ujar Popova, seperti dikutip Sputnik.

Popova mengungkap, para pekerja yang terinfeksi tidak menderita konsekuensi kesehatan yang serius.

Strain H5N8 yang sangat menular dan mematikan bagi unggas belum pernah dilaporkan menyebar ke manusia. Sehingga penemuan tersebut sangat penting untuk mengetahui mutasi lebih lanjut.

"Penemuan mutasi ini ketika virus belum memiliki kemampuan untuk menularkan dari manusia ke manusia memberi tahu kita semua, seluruh dunia, untuk bersiap menghadapi kemungkinan mutasi, dan bereaksi dengan cara yang memadai dan tepat waktu," jelas Popova.

Laboratorium Pusat Virologi dan Bioteknologi Vektor State terletak di Koltsovo, Siberia. Kepala lab, Rinat Maksyutov mengatakan pihaknya siap untuk mulai mengembangkan alat tes yang akan membantu mendeteksi H5N8 pada manusia dan vaksin untuk mengatasinya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya