Berita

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna/RMOLJabar

Nusantara

Tempat Isolasi Penuh, Pemkot Bandung Nego Dua Hotel

MINGGU, 21 FEBRUARI 2021 | 05:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI


RMOL
. Pemkot Bandung menyatakan bahwa fasilitas isolasi bagi pengidap Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) telah penuh. Meski begitu, saat ini Pemkot tengah mengupayakan dua hotel tambahan untuk fasilitas tersebut.‎

Ketua Pelaksana Harian Penangan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan negosiasi dengan dua pihak hotel. Nantinya, hotel tersebut akan dijadikan fasilitas untuk isolasi pengidap Covid-19.

"Isolasi bagi OTG masih penuh, 100 persen, Alhamdulilah kita bisa menambah dua hotel kalau dijumlahkan 170 kamar, kita tinggal rampungkan adiminstrasinya, mudah-mudah bisa cepat selesai," kata Ema di Kota Bandung, Sabtu (19/2).

"Isolasi bagi OTG masih penuh, 100 persen, Alhamdulilah kita bisa menambah dua hotel kalau dijumlahkan 170 kamar, kita tinggal rampungkan adiminstrasinya, mudah-mudah bisa cepat selesai," kata Ema di Kota Bandung, Sabtu (19/2).

Ema menambahkan, selain ke dua hotel tersebut, pihaknya mendapat informasi terkait tempat lain yang berpotensi dijadikan fasilitas penanganan Covid-19. Saat ini pihaknya sedang melakukan penjajakan untuk memastikan sejauh mana tempat tersebut dapat digunakan sebagai fasilitas penanganan Covid-19.‎

"Sekarang sedang kita jajaki, yaitu sekolah perawat yang ada di Kiaracondong, konon jauh dari pemukiman, kita survei kita bicara dulu dengan masyarakat setempat," tambahnya.

Sementara untuk lebih mengefektifkan dan memaksimalkan penanganan Covid-19, pihaknya telah menekankan kepada aparat kecamatan agar membuat ruang-ruang Isolasi Mandiri (Isoman). Saat ini, telah ada 19 kecamatan yang telah menyiapkan fasilitas tersebut.

"‎kita tekankan tempat Isoman di wilayah kecamatan dan kelurahan adalah keniscayaan, saat ini baru ada di 19 kecamatan yang telah siap, tadi wali kota telah mendorong 11 kecamatan lain untuk segera membentuk tempat isoman," tuturnya. ‎



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya