Berita

Peresmian laboratorium RT PCR di RSUD Dolopo oleh Bupati Madiun H Ahmad Dawami/Ist

Nusantara

Miliki 2 Laboratorium Tes Swab, Pemkab Madiun Kebut Datangkan Alat Apheresis

MINGGU, 21 FEBRUARI 2021 | 01:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peresmian laboratorium biomolekuler atau Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Rumah Sakit Umum Daerah Dolopo, oleh Bupati Madiun, H Ahmad Dawami, Sabtu (20/2), memberi kabar baik dalam penanganan pandemi Covid-19 di wilayah tersebut.

Kini Kabupaten Madiun sudah terdapat dua rumah sakit yang mempunyai laboratorium RT-PCR.

Laboratorium RT PCR bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini mempunyai kapasitas 96 swab sampel yang bisa diputar satu kali running.


Secara prinsip, laboratorium tersebut pekan depan siap beroperasi sambil menunggu register dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan atau Badan Litbangkes.

"Laboratorium RT PCR di Dolopo ini kapasitasnya besar ini cukup menunjang sehingga nantinya jika seseorang diswab bisa cepat diketahui hasilnya. Dengan begitu juga bisa mengecilkan tracing. Karena dengan diketahui orang itu positif pasti akan dilakukan tindakan,” terang Bupati Madiun, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (20/2).

Ditambahkan bupati, saat ini sudah ada laboratorium RT PCR di Caruban dengan satu kali running 14. Sedangkan di Dolopo kapasitasnya 96.

“Dengan kapasitas yang besar ini tidak hanya cukup masyarakat di Kabupaten Madiun saja, tapi juga masyarakat di sekitarnya, karena dengan kuota sebesar itu masih ada kelonggaran," imbuh Ahmad Dawami.

Terpisah, Direktur RSUD Dolopo, dr. Purnomo Hadi menjelaskan, selain laboratorium RT PCR, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangkan mesin apheresis untuk membantu penyediaan plasma konvalesen bagi pasien Covid-19.

"Ini mungkin satu satunya kabupaten yang rumah sakit memiliki laboratorium RT PCR dan ini semua merupakan inisiasi dari bapak bupati. Kedua, kelanjutan yang ditegaskan bapak wakil presiden bahwa salah satu treatment untuk pasien Covid-19 adalah dengan plasma konvelesen,” ujar Purnomo.  

Prinsipnya, lanjur Purnomo, adalah penyakit yang belum ditemukan terapinya ini menggunakan antibodi natural dari orang yang telah sembuh dari Covid-19. Ini yang dinamakan plasma konvalesen.

“Alhamdulillah bapak Bupati sudah meluncurkan anggaran untuk membeli alat apheresis yang akan memproduksi plasma konvalesen jadi setelah ini akan kita adakan," jelasnya.

Lanjut Purnomo, Madiun kini merupakan satu satunya kabupaten di karisedenan Madiun yang memiliki alat apheresis. Selain itu pihaknya mendapat intruksi dari bupati yang anggarannya juga telah disiapkan yakni membangun ruang isolasi khusus Covid-19 dengan kapasitas 28 bed.

"Ini yang di belakang kita, bapak Bupati sudah meluncurkan anggaran juga yaitu ruang khusus isolasi Covid-19. Jumlahnya bukan main main. Kalau di dr Soetomo jumlahnya cuma 12 bed. Di sini akan kita bangun ring satu dan ring dua itu dengan tekanan negatif masih proses dengan kapasitas 28 bed. Ini bermanfaat untuk proses penyembuhan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya