Berita

Pertemuan virtual Ketua DPR RI Puan Maharani dengan Ketua Parlemen Norwegia Tone Wilhemsen Troen/Rep

Politik

Bertemu Ketua Parlemen Norwegia, Puan Maharani Berharap Kerjasama Ekonomi Dan Lingkungan Ditingkatkan

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 18:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan virtual antara Ketua DPR RI Puan Maharani dengan Ketua Parlemen Norwegia, Tone Wilhemsen Troen, Jumat (19/2), berlangsung hangat.

Dalam kesempatan itu, Puan Maharani menyampaikan adanya peluang peningkatan kerja sama antara Indonesia-Norwegia.

Puan menuturkan, dalam bidang perdagangan perlu terus ditingkatkan arus perdagangan kedua negara, yang akan lebih seimbang untuk kepentingan kedua negara.


Kemudian, peluang kerja sama juga bisa dilakukan terkait sovereign wealth fund (SWF), karena Indonesia baru saja membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI).

"Kiranya dapat dijajaki kemitraan lebih erat antara SWF Norwegia dan LPI di masa depan," kata Puan.

"Saya mengharapkan dukungan storting bagi peningkatan hubungan Indonesia dan Norwegia di masa mendatang," sambungnya.

Dalam pertemuan lebih dari satu jam itu, Puan mengatakan bahwa hubungan bilateral Indonesia-Norwegia telah berkembang dinamis sejak 71 tahun lalu.

Kedua negara memiliki kesamaan sebagai negara demokrasi, menjunjung rule of law, menghargai hak asasi manusia (HAM), dan berkomitmen tinggi untuk perlindungan lingkungan hidup.

Menurut Puan, kerja sama kedua negara telah berlangsung multidimensi melibatkan berbagai pihak, dan mencakup multisektor.

"Kerja sama bilateral utama kedua negara adalah terkait REDD+ untuk mengatasi deforestasi dalam konteks perubahan iklim. Ini dapat menjadi contoh bagi keberhasilan kerja sama bilateral dalam mengatasi permasalahan global," ucapnya.

Puan menambahkan, sebagai hasil kerja sama REDD+, Indonesia berhasil melakukan penurunan emisi sebesar 11,2 juta ton pada tahun 2017.

Selain itu, masih kata Puan, Indonesia juga berkomitmen menjaga kelangsungan sumber daya alamnya, seperti hutan tropis dan produksi kelapa sawit yang dilakukan dengan memperhatikan aspek perlindungan lingkungan.

"Komitmen Indonesia ini merupakan bentuk kontribusi bagi upaya mengurangi emisi karbon yang akan bermanfaat bagi generasi mendatang," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya