Berita

Anggota DPD RI dapil Jawa Timur, Ahmad Nawardi/Net

Nusantara

Sama Dengan LaNyalla, Ahmad Nawardi Juga Dorong Lumajang Buka Iklim Investasi

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 17:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti terhadap upaya Pemerintahan Kabupaten Lumajang menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) untuk membuka iklim investasi, disambut baik anggota DPD RI dapil Jawa Timur, Ahmad Nawardi.

Menurut Ahmad Nawardi, sudah sepatutnya semua daerah, termasuk Lumajang, membuka diri terhadap hadirnya investasi.

Dengan catatan tetap bisa menjaga kearifan lokal, sebagaimana disampaikan LaNyalla Mattalitti.


"Saya ikut mendukung dan mendorong. Karena itu punya tujuan baik untuk daerah, seperti yang disampaikan Pak LaNyalla," kata Ahmad Nawardi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/2).

Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti sebelumnya menyatakan daerah seperti Lumajang sudah sepatutnya membuka diri terhadap hadirnya investasi. Namun, tetap harus menjaga kearifan lokal dan mengedepankan karakteristik daerah.

"Sebagaimana daerah lain, Lumajang memang perlu membuka diri untuk mengembangkan setiap potensi daerah. Potensi yang dimiliki Lumajang harus dapat dimanfaatkan untuk membantu menciptakan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Namun, alumnus Unversitas Brawijaya Malang itu berharap Lumajang tetap bisa menjaga kearifan lokal dan mengedepankan karakteristik daerah.

“Lumajang memiliki karakteristik yang religius dan sangat kental dengan nilai-nilai Islami. Karakter tersebut menjadi warna dalam setiap aktivitas ekonomi dan lainnya. Ini harus tetap dijaga meski investasi sudah dibuka," pinta LaNyalla saat menjadi pembicara utama Seminar Nasional dengan tema 'Peran Pondok Pesantren dalam Kemajuan Indonesia', di Kampus Institut Agama Islam (IAI) Syarifuddin, Wonorejo, Lumajang, Kamis (18/2).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya