Berita

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany/Net

Politik

Dukung Revisi UU ITE Demi Demokrasi, Ke Mana PSI Saat Aktivis Diciduk?

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 02:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang baru baru ini menyatakan dukungan terhadap revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) disoal.

Dalam keterangannya, Ketua DPP PSI, Tsamara Amani menyatakan bahwa dukungan revisi UU ITE diberikan dengan alasan untuk merawat demokrasi.

"Revisi dibutuhkan agar UU ITE tidak mengancam iklim kebebasan berpendapat dan berekspresi. Kebebasan berpendapat dan berekspresi yang kita punya sekarang harus dipertahankan karena merupakan buah terbaik dari reformasi 98,“ kata Tsamara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/2).


Ia menjelaskan, tidak boleh ada satu pun warga yang takut untuk mengungkapkan pendapaat atau kritik. Sebab menurutnya, pedapat tidak boleh dipidana.

Namun demikian, sikap politik PSI ini justru dipertanyakan. Seperti  disampaikan aktivis Prodem, Adamsyah Wahab yang mempertanyakan ketegasan PSI saat sejumlah aktivis pengkritik pemerintah justru ditangkap pihak kepolisian.

"Setelah teman-teman gue banyak ditangkapin? Helloo! Kemarin-kemarin ngapain aja?" tegas Adamsyah di akun Twitternya.

Tercatat, beberapa aktivis memang belum lama ini diperkarakan ke pihak kepolisian dengan sangkaan melanggar UU ITE. Beberapa aktivis dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), seperti Jumhur Hidayat, Syahganda Nainggolan, dan Anton Permana bahkan ditetapkan tersangka.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya