Berita

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (18/2)/Repro

Nusantara

Jokowi Minta Gubernur Dan Bupati/Wali Kota Se-Kalsel Rehabilitasi Lahan Untuk Antisipasi Banjir

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gubernur dan bupati serta wali kota se-Kalimantan Selatan diminta Presiden Joko Widodo melakukan langkah pencegahan banjir yang lebih masif lagi.

Jokowi mengatakan, perlu ada intervensi dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota untuk menggiatkan rehabilitasi hutan di Kalimantan Selatan.

"Saya titip Pak Gubernur juga seluruh Bupati agar intervensi terhadap rehabilitasi lahan itu sangat penting sekali," ujar Jokowi saat meresmikan Bendungan Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (18/2).


Berdasarkan catatannya, luasan banjir di Kalimantan Selatan bisa dirasakan penduduk di 10 kabupaten/kota. Sehingga menurutnya perlu ada penanganan yang koperhensif dari hulu sampai ke hilir.

Maka dari itu, selain mengandalkan Bendungan Tapin, Jokowi juga meminta penghutanan kembali dan penanaman kembali pohon di lahan-lahan yang terutama berkaitan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS).

"Ini perlu segera dilakukan secara besar-besaran,kalau kita tidak mau lagi terkena banjir di masa-masa yang akan datang," tuturnya.

Meski begitu,keberadaan Bendungan Tapin yang memiliki kapasitas tampung sebesar 56,7 juta meter kubik air sudah bisa membantu penanganan banjir di Kalimantan Selatan, khsusunya di Kabupaten Tapin.

"Bahwa karena adanya Bendungan Tapin ini, banjir di Kabupaten Tapin bisa dikurangi sangat drastis sekali. Hanya sedikit sekali yang tekena banjir, karena adanya Bendungan Tapin ini," demikian Jokowi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya