Berita

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah/RMOLBanten

Nusantara

Walikota Arief: Tidak Ada Zona Merah Kota Tangerang Saat PPKM Mikro

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 13:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Kota Tangerang tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Dari hasil pemetaan dari sebanyak 5.177 RT saat ini 204 RT berstatus sebagai zona kuning penyebaran Covid-19 berdasarkan tolak ukur PPKM berbasis mikro dari pemerintah pusat.

"Alhamdulillah, saat ini tidak ada RT yang statusnya zona oranye dan merah," ujar Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (17/2).


Saat ini, wilayah Kota Tangerang masih dalam zona oranye dengan membuat Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona. Program tersebut merupakan kolaborasi antara Pemkot Tangerang dan TNI-Polri untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang.

"Walaupun sekarang kondisinya sudah ada penurunan kasus, tapi masih banyak yang terinfeksi," imbuhnya dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Untuk itu, Pemkot Tangerang mengharapkan komitmen bersama dari seluruh pengurus RT dan RW yang ada di wilayah untuk bersama - sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan).

"Protokolnya tentu harus dilakukan dengan baik dan benar agar hasilnya bisa maksimal," pesannya.

Lebih lanjut, Arief menyampaikan, Pemkot Tangerang akan memberikan sanksi bagi RT maupun RW yang lalai dan tidak proaktif dalam penerapan protokol kesehatan di wilayahnya terlebih hingga mengakibatkan lingkungannya masuk ke dalam zona merah penyebaran Covid-19.

"Pemberian insentif bisa ditunda, karena pandemi Covid-19 ini adalah tanggung jawab bersama dan kita harus sama sama bekerja sama untuk dapat keluar dari pandemi ini," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya