Berita

Dari kiri ke kanan: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Presiden Joko WIdodo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Repro

Kesehatan

Vaksinasi Untuk Pekerja dan Pelayan Publik Dimulai, Jokowi: Ada 16,9 Juta Penerima

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 10:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk para pekerja dan pelayan publik dimulai dari Provinsi DKI Jakarta, tepatnya di Pasar Tanah Abang, pada Rabu hari ini (17/2).

Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi untuk para pedagang, aparat keamanan hingga pekerja toko di sentra perdagangan tekstil ini.

Usai ditemani berkeliling oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Jokowi menggelar jumpa pers terkait vaksinasi ini.


"Hari ini kita memulai vaksinasi untuk pelayan publik dan pekerja publik, yang dalam kalkulasi kami ada 16,9 juta yang nanti akan divaksin," ujar Jokowi yang dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.

"Tadi sudah kita lihat semuanya berjalan dengan baik, manajemen lapangannya sangat baik," sambungnya.

Dari jumlah yang dikalkulasi tersebut, Jokowi berharap seluruh pekerja dan pelayan publik bisa mendapat vaksin Covid-19.

"Kita harapkan para pelayan publlik, pekerja publik baik itu aparat keamanan, para pedagang pasar, wartawan, atlet, juga pekerja-pekerja di toko dan mal, semuanya akan divaksinasi," tuturnya.

Setelah di Provinsi DKI Jakarta, Jokowi memastikan proses vaksinasi untuk sasaran target yang sama di provinsi-provnsi yang lain akan segera berjalan.

"Sehingga kita harapkan nanti jumlah yang di vaksin setiap hari akan naik secara drastis," ucap mantan Wali Kota Solo ini.

"Dan terakhir, jangan lupa 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan jangan kita lupakan," tambahnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya