Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

UU ITE Seperti Karet Meja Biliard, Bisa Mentalkan Bola Ke Muka Sendiri

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 09:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana Presiden Joko Widodo untuk merevisi UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) diduga tidak lepas dari penggunaan UU tersebut yang mulai menyasar pendukungnya.

Dugaan itu disampaikan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/2).

Secara khusus, Iwan Sumule menyoroti kasus Ketua Relawan Pro Jokowi-Maruf Amin (Jomin), Ambroncius Nababan dan pegiat media sosial pendukung Jokowi, Abu Janda alias Permadi Arya. Di mana keduanya kini tersandung UU ITE.


Singkatnya, dia hendak menyampaikan bahwa UU ITE kini bisa menjadi senjata makan tuan yang “menghabisi” pendukung penguasa.  

“UU ITE juga akhirnya mengancam para BuzzeRp,” sindir Iwan Sumule. BuzzeRp merupakan istilah yang kerap digunakan untuk menyebut para pendengung berbayar yang ada di media sosial.

Atas dasar itu, UU ITE kemudian dianggap mengandung pasal karet oleh Jokowi. Bagi Iwan Sumule, anggapan karet tersebut disampaikan karena UU ITE sudah tidak lagi jadi hukum besi bagi penguasa.

Dia mengumpamakan UU ITE seperti karet ban yang ada di pinggiran meja biliard. Karet ini berfungsi memantulkan bola yang disodok para pemain.

“Kalau tidak tepat nyodok bolanya, bisa mental ke mana-mana dan kena muka sendiri. Makanya pemahaman karet penguasa mesti direvisi agar tidak membal-membal,” urainya.

“Padahal ketidakpemahaman dan penerapan yang tak memberi keadilan penyebabnya,” demikian Iwan Sumule.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya