Berita

Mensos Tri Rismaharini saat blusukan di Jakarta/Net

Politik

Elektabilitas Di Bawah Anies, Suara Risma Stagnan Untuk Rebut Kursi DKI 1

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 18:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Munculnya nama mantan Walikota Surabaya dua periode Tri Rismaharini di bawah Anies Baswedan dipandang stagnan dan tidak mungkin meraih kursi Gubernur DKI Jakarta.

Hasil survei Median menempatkan Anies Baswedan sebagai sosok yang memiliki elektabilitas tertinggi dengan perolehan 42, 5 persen. Sedangkan Risma yang kali ini menjabat sebagai Mensos menduduki tempat kedua dengan perolehan survei 23,5 persen.

"Prediksi saya, suara Risma akan stagnan kedepannya, raihan suara yg cukup tinggi (23 persen) itu diraihnya dari voters tradisional pendukung PDIP di DKI Jakarta, jadi tidak bisa dijadikan indikator," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/2).


Dalam pandangan Andi, tingginya perolehan elektabilitas Risma karena di Jakarta kader PDIP dan pendukung relatif solid.

Secara peta politiknya, Andi mengatakan terjadi irisan antara pendukung partai berlambang banteng dengan perolehan survei yang memilih Risma.

"Bahwa Risma yang baru muncul sudah memperoleh angka yang cukup tinggi, suara pendukung PDIP itu cukup solid. Sehingga terjadi irisan antara pendukung PDIP dengan suara yang diraih Risma," demikian kata Andi.

Survei terkait Pilkada DKI Jakarta ini dilaksanakan Median mulai 31 Januari hingga 3 Februari 2021. Motode yang dipakai ialah interview secara langsung 400 warga DKI Jakarta.

Margin of error survei ini sebesar kurang lebih 4,9 persen, dan tingkat kepercayaannya 95 persen. Responden dipilih secara acak dan proporsional sesuai populasi dan gender.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya