Berita

Kepala Sekretariat RSD Wisma Atlet, Kolonel Laut RM Tjahja Nurrobi dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia, Selasa (16/2)/Repro

Kesehatan

Dampak PPKM, Kapasitas Tempat tidur Di Wisma Atlet Turun Menjadi 50 Persen

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 16:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kapasitas tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, sudah mengalami penurunan.

Kepala Sekretariat RSDC Wisma Atlet, Kolonel Laut RM Tjahja Nurrobi mengatakan, penurunan ini merupakan dampak dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Di mana, jika dibandingkan dengan dua minggu yang lalu, angka BOR RSDC Wisma Atlet berada dikisaran 58,49 persen.


"Sebenarnya sejak tanggal 24 Januari sudah mulai menurun di RSDC, ditambah lagi dengan adanya PPKM ini sudah mulai turun, hari ini 50 persen," ujar Tjahja Nurrobi dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia, Selasa (16/2).

Namun begitu, angka ini belum bisa dibilang aman. Karena rencananya, Wisma Atlet akan mengabalikan fungsi awalnya, yaitu merawat orang yang positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG.

"Rencana, kebijakan dari pimpinan dalam waktu dekat kita akan menerima lagi pasien-pasien tanpa bergejala, karena sudah ada penurunan ini," demikian Tjahja Nurrobi.

Data per hari ini, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet ada sebanyak 3.222 pasien dengan rincian 1.651 pria dan 1.571 wanita. Mereka dirawat di tower 4, 5, 6 dan 7.

Jika dibanding dengan jumlah pasien Covid-19 kemarin yang sebanyak 3.298 orang, ada pengurangan sebanyak 76 orang.

Namun jika dihitung sejak tanggal 23 Maret sampai dengan hari ini, sudah ada 61.054 pasien Covid-19 dirawat di RSDC Wisma Atlet. Dari jumlah itu, sebanyak 57.832 orang telah keluar dengan rincian 634 orang dirujuk ke RS lain, 57.114 orang sembuh dan 84 orang meninggal dunia.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya