Berita

Ketua DPR Nancy Pelosi/Net

Dunia

Ketua DPR AS Nancy Pelosi Siap Bentuk Komisi Independen Selidiki Insiden Capitol Hill

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 10:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan bahwa Kongres akan membentuk komisi independen untuk meninjau fakta dan penyebab terkait dengan serangan mematikan di Capitol Hill yang dilakukan oleh pendukung Presiden Donald Trump, 6 Januari lalu.

Dalam suratnya yang ditujukan kepada anggota parlemen, Pelosi mengatakan bahwa komisi itu akan meniru model serupa yang diadakan setelah serangan 11 September 2001 di New York dan Pentagon.

"Untuk melindungi keamanan kami, langkah kami selanjutnya adalah membentuk Komisi 9/11 dari luar, yang independen, untuk menyelidiki dan melaporkan fakta dan penyebab yang berkaitan dengan serangan teroris domestik 6 Januari 2021 di Capitol Amerika Serikat," ujar Pelosi, seperti dikutip dari AP, Selasa (16/2).


Komisi tersebut juga akan menyelidiki campur tangan atas pengalihan kekuasaan secara damai, termasuk fakta dan penyebab yang berkaitan dengan kesiapan dan tanggapan dari Polisi Capitol Amerika Serikat dan penegakan hukum Federal, Negara Bagian, dan lokal lainnya di wilayah kompleks Capitol.

Surat Pelosi keluar sehari setelah Senat membebaskan mantan Trump pada persidangan pemakzulan keduanya, setelah pemungutan suara kurang dari dua pertiga mayoritas yang diperlukan untuk menghukumnya atas tuduhan menghasut pemberontakan atas serangan mematikan di Capitol AS, di mana lima orang tewas.

Trump mengajak para pendukungnya untuk berkumpul di Capitol pada 6 Januari, tempat Kongres bertemu untuk menegaskan pemilihan presiden Joe Biden. Saat itu Trump juga berjanji untuk pergi dengan para pendukungnya, meskipun pada akhirnya dia tidak melakukannya. Namun, ia menyerukan kepada pendukungnya untuk terus maju dan tidak menyerah.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya