Berita

Relawan Pospera berbagi sarapan gratis/Net

Politik

Gotong Royong Lawan Corona, Pospera Bagikan 500 Sarapan Gratis Setiap Hari

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 23:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Virus corona merupakan musuh nyata yang tidak terlihat mata. Sebanyak lebih dari satu juta orang Indonesia sudah terinfeksi virus tersebut dan 33 ribu lebih meninggal dunia.

Sementara dana yang digelontorkan pemerintah sudah lebih dari Rp 700 triliun untuk penanganan kesehatan dan ekonomi dampak dari sebaran virus.

Begitu kata Ketua Umum Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Mustar Bonaventura kepada wartawan, Senin (15/2). Menurutnya, vaksin mungkin saja menjadi harapan, namun bukan berarti jawaban.


“Vaksin tanpa masker tak ada gunanya. Masker tanpa sabun cuci tangan juga sia-sia. Cuci tangan tapi tak ada  makanan membuat tubuh lemah. Makan tanpa asupan vitamin tak membuat raga siaga berjaga. Semua harus komplit dari A hingga Z,” tegasnya.

Menurut Mustar Bonaventura, ketika persenjataan tubuh sudah lengkap, maka corona bisa ditendang keluar dari tanah air. Atas alasan itu, dia menilai gotong royong seluruh rakyat untuk melawan corona harus digalakkan.

Sebagai langkah nyata, Pospera menggelar giat bertajuk “Gotong Royong Melawan Corona”. Dalam giat ini, Pospera akan membagikan 500 makan pagi gratis di sekitar kantor mereka yang berada di Jalan Cipinang Muara Raya, Jatinegara.

Acara yang digelar mulai hari ini, Senin (15/2) dilakukan pada pukul 06.00 sampai 09.00. Selain makanan, Pospera juga menyediakan 500 masker gratis dan 500 vitamin B dan C gratis setiap harinya selama 3 bulan ke depan.

Masyarakat yang datang hanya diminta untuk datang secara bergantian dan mematuhi protokol kesehatan.

“Sasaranya masyarakat di bawah yang secara ekonomi lemah akibat dampak Covid-19 ini. Motivasi ini lahir dari keprihatinan kita terhadap pandemi Covid-19 yang semakin hari semakin meluas dan angkanya semakin meningkat,” urai Mustar Bonaventura.

“Secara ekonomi ini berdampak. Kita melihat ada rasa keperdulian mengajak masyakarat bergotong royong. Saya yakin situasi ini dapat kita lewati dengan bergotong royong,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya