Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Oxford Dan Astrazeneca Siap Uji Vaksin Pada Anak Usia 6 Hingga 17 Tahun

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. University of Oxford yang berkerjasama dengan Astrazeneca akan memulai langkah pengujian vaksin terhadap anak-anak.

Sejauh ini uji vaksin masih berfokus dan terbukti efektif pada usia dewasa dan lansia. Sehingga pengujian terhadap anak-anak berpotensi menjadi kunci dalam mengakhiri pandemi global saat ini.
Dalam ujicobanya, Oxford berencana untuk melibatkan sebanyak 300 anak berusia 6 hingga 17 tahun.
Studi fase II akan berlangsung di Oxford dan tiga kota di Inggris - London, Southampton dan Bristol - dan menilai respons keamanan dan kekebalan pada anak-anak.


"Penyelidik akan menguji pengambilan suntikan pada anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun terlebih dahulu sebelum pindah ke kelompok usia yang lebih muda, dengan data awal diharapkan pada musim panas," kata Andrew Pollard, pemimpin penyelidik dalam uji coba tersebut, seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (14/2).

"Studi ini akan melihat dua rejimen dosis satu bulan dan tiga bulan," kata Pollard.

Sebelumnya, Oxford menyatakan dalam keterangannya pada Sabtu (13/2), vaksinasi pertama akan dilakukan bulan ini, dengan sebanyak 240 anak menerima vaksin virus corona dan sisanya mendapat suntikan meningitis, yang akan menghasilkan efek samping serupa.

Uji coba pada anak-anak dimulai dengan sungguh-sungguh pada akhir tahun lalu setelah keamanan dan kemanjuran vaksin terdepan telah ditetapkan pada orang dewasa.

Pfizer, yang memiliki vaksin yang disetujui untuk orang berusia 16 tahun ke atas, menyelesaikan pendaftaran uji coba pada anak usia 12 hingga 15 tahun bulan lalu dengan lebih dari 2.000 anak yang diuji.  

Sementara, Moderna juga sedang menguji coba pada remaja dan Johnson & Johnson diharapkan segera memulai uji coba anak.

"Kami berencana untuk melakukan uji coba pada anak-anak dari awal untuk memastikan bahwa kami memiliki kesempatan terbesar untuk mengakses vaksin di segala usia," kata Pollard.

“Saya sangat senang hari ini kami meluncurkan uji coba pediatrik setelah perjalanan panjang yang kami lalui," ujarnya.

Meskipun sebagian besar anak memiliki gejala terbatas atau tidak sama sekali dari Covid- 19 dan jarang menjadi sakit parah, sedikit yang diketahui tentang seberapa banyak mereka dapat menularkan virus.

Memvaksinasi anak muda bisa menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran virus, membantu menjaga sekolah tetap buka dan menghentikan kerabat yang lebih tua dan orang-orang di komunitas agar tidak jatuh sakit.
Pada 4 Februari, sekitar 2,93 juta anak di AS telah dites positif terkena virus corona sejak awal pandemi, menurut American Academy of Pediatrics.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya