Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf/Net
Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf/Net
Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gde Siriana Yusuf menyarankan, GAR ITB patutnya turut menyoroti peristiwa yang menyangkut perhatian khalayak soal ketidakadilan, seperti halnya tragedi penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang hingga kini masih abu-abu.
Tak hanya itu, dibanding memperkarakan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, GAR ITB juga harusnya bersuara mengenai kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) untuk Covid-19. Hal itu penting agar kasus hukum yang masih berjalan itu benar-benar menyasar pelaku hingga tuntas.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26