Berita

Dokter anak dari RS JIH, dr. Vicka Farah Diba dalam Farah ZoomTalk pada 14 Februari 2021/Repro

Kesehatan

1.000 Hari Pertama Kehidupan Yang Sangat Menentukan Kualitas Seseorang

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 12:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Manusia-manusia berkualitas ditentukan dari 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang mereka miliki. Itu adalah waktu di mana manusia masih dalam kandungan dan dua tahun setelah lahir.

Periode 1.000 HPK merupakan 270 hari kehamilan atau 9 bulan dalam kandungan dan 630 hari setelah lahir atau hingga anak berusia 2 tahun.

Menurut dokter anak dari RS JIH, dr. Vicka Farah Diba, periode tersebut sangat menentukan kehidupan seseorang hingga dewasa, khususnya dalam hal mencegah stunting dan malnutrisi.


Selama sembilan bulan dalam kandungan, dr. Vicka mengatakan pertumbuhan seseorang menjadi sangat pesat. Pada trimester pertama terjadi pembentukan organ otak, hati, jantung, ginjal, hingga tulang.

"Kemudian dari lahir sampai 6 bulan, perkembangan pesat organ penting seperti sistem imun dan sistem saraf," ujarnya dalam Farah ZoomTalk bertajuk "Membangun Generasi Emas (1.000 HPK) di Masa Pandemi" pada Minggu (14/2).

"Periode emas itu 0 sapai 2 tahun, karena dari 2 tahun sampai dewasa itu perkembangan sedikit," lanjut dr. Vicka.

Beberapa gangguan akan muncul jika 1000 HPK tidak berlangsung dengan baik, termasuk gangguan sel otak permanen.

Gangguan sel otak terjadi pada saat kehamilan. Untuk itu, dr. Vicka mengimbau pentingnya skrining sebelum hamil.

Selain itu, muncul juga pertumbuhan otak terhambat atau anak tidak cerdas. Jika gizi kurang, maka anak juga akan mudah sakit dan lemah. Stunting juga bisa muncul pada periode 1.000 HPK.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya