Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno/Net

Politik

PDIP Tidak Setuju Jika Ajakan Jokowi Disebut Jebakan

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 08:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjungan meminta masyarakat Indonesia tidak berprasangka buruk mengenai ajakan Presiden Joko Widodo untuk lebih kritis pada pemerintah.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno mengaku tidak sepakat dengan anggapan sejumlah pihak yang menilai pernyataan Presiden Jokowi tersebut adalah jebakan.

“Jangan berprasangka buruk. Saya juga sering mengkritik, tak pernah ada masalah," ujarnya kepada wartawan, Minggu (14/2).


Hendrawan mengurai bahwa yang tidak dianjurkan ketika mengkritik pemerintah adalah pemutarbalikkan fakta, semburan kebohongan, dan kebencian.

"Seperti kita tahu, kebohongan bergerak lebih cepat. Ini berbahaya di tengah masyarakat yang majemuk dengan tingkat literasi yang beraneka,” tegasnya.

Adapun mengenai kelompok atau orang tertentu yang ditangkap oleh aparat kepolisian, Hendrawan melihat hal itu lantaran ada pemelintiran fakta, pembangunan opini yang menyesatkan, dan dimaksudkan untuk kepentingan suatu gerakan.

“Bahkan yang saya amati, gerakan itu mengarah kepada hal yang membahayakan eksistensi negara bangsa," ungkapnya.

Lebih lanjut, Hendrawan memastikan bahwa kritik yang didasarkan pada ideologi Pancasila pasti akan dihargai oleh pemerintah.

"Kritik yang obyektif, jujur, didukung data, justru menjadi masukan vital bagi perbaikan kebijakan publik,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya