Berita

Lambang KNPI/Net

Politik

KNPI Minta Relawan Joman Jaga Stabilitas Dan Tidak Bikin Gaduh

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 13:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Semua relawan Presiden Joko Widodo diminta untuk tidak membuat kegaduhan di tengah terus menyebarnya virus corona atau Covid-19.

Permintaan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Rudy Gani menanggapi komentar dari Relawan Jokowi Mania (Joman).

Dalam hal ini, Relawan Joman Jawa Timur menyoroti kelangkaan pupuk. Ketua Joman Jatim, Arief Choiri menduga pendistribusian dari pabrik yang hingga saat ini masih mengalami banyak penyimpangan. Dia menduga ada oknum atau mafia distributor pupuk mencoba memainkan harga, dengan menjual pupuk subsidi di pasar pupuk non subsidi.


Rudy Gani meminta Relawan Joman untuk tidak memperkeruh suasana dengan menyampaikan dugaan-dugaan yang masih kabur.

"Kami meminta kepada Joman jangan memperkeruh suasana politik nasional. Intinya jangan menakuti menteri dengan asumsi yang terlalu tendensius," katanya kepada wartawan, Jumat (12/2).

Sebaliknya, Rudy Gani meminta agar Relawan Joman menjaga kondusivitas dan stabilitas politik nasional. Apalagi pimpinan Joman sudah menjadi komisaris di BUMN.

Seharusnya, posisi itu membuat Joman makin bertanggung jawab dalam menjagatabilitas pemerintahan Jokowi. Bukan malah menebar isu murahan.

"Joman kan relawan Jokowi. Justru seharusnya menjaga stabilitas politik. Bukan sebaliknya, malah bikin gaduh," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya