Berita

Kapal perang buatan Banyuwangi diekspor ke Rusia/Repro

Politik

Dubes Wahid Bangga, Indonesia Sudah Bisa Ekspor Kapal Perang Buatan Banyuwangi Ke Rusia

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 17:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia berlangsung cukup baik. Setidaknya, Indonesia kerap mendatangkan produk-produk dalam negeri ke Rusia, salah satunya kapal perang buatan Banyuwangi.

Setidaknya, ada 12 kapal garapan PT Lundin Banyuwangi telah dipesan Rusia.

“Tahun 2018 ekspor shipboats dan floating structure oleh PT Lundin Banyuwangi yang dipakai oleh pasukan khusus Rusia,” ucap Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Wahid Supriyadi dalam acara diskusi virtual LP3ES, Kamis (11/2).


Wahid mengatakan, dirinya sempat melihat produk buatan Banyuwangi itu. Kapal tersebut pun memiliki daya laju cukup tinggi, yakni 150 km/jam.

“Ini sangat cepat untuk sebuah kapal ada 12 ship. Satu ship itu harganya satu Avanza,” katanya.

Kapal tersebut, kata Wahid, sulit ditangkap oleh radar untuk pasukan khusus mereka dan harganya relatif terjangkau. “Jadi ini termasuk sulit ditangkap oleh radar dan ini buatan Indonesia,” imbuhnya.

Dia menerangkan, kapal yang dibuat di Banyuwangi diekspor ke Rusia dan dipakai oleh pasukan khusus.

“Bahkan juga mereka sedang ingin impor tank boat. Tank kecil yang bisa di air dangkal dan bisa di darat, ada komunikasi antara Rusia dan Indonesia,” lanjutnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya